Monthly Archives: January 2020

Makanan Sehat untuk Ibu Hamil yang Wajib!

Makanan Sehat untuk Ibu Hamil yang Wajib!
Makanan sehat adalah makanan yang seharusnya mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh berguna untuk merawat kesehatan dan mendukung pertumbuhan. Syarat makanan yang sehat (4 sehat 5 sempurna), yaitu bersih, memiliki gizi yang baik dan seimbang.
Makanan 4 sehat 5 sempurna adalah makanna yang mengandung gizi seimbang  berupa kabohidrat, protein , vitamin, dan mineral. Makanan 4 sehat terdiri dari nasi, lauk pauk, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Sedankan nutrisi ke 5 adalah susu untuk penyempurnaan.

Pentingnya Nutrisi dalam Kehamilan

kehamilan adalah proses yang di tunggu-tunggu dan harapan bagi setiap pasangan. Dan setiap harapan harus diusahakan semaksimal mungkin. Nah, bagaimana kah kita memaksimalkan usaha yangg terbaik untuk buah hati. Banyak hal yang bisa kita lakukan salah satunya adalah memberikan gizi yang terbaik untuk buah hati sang harapan hati. Ini dia, Makan sehat untuk ibu hamil muda

Ibu hamil tentunya membutuhkan nutrisi yang baik dan cukup untuk kesehatan imunnya dan juga janin. Wanita yang tengah mengandung harus memperhatikan makanan sehat demi tumbuh kembang janin. Berikut makanan sehat untuk ibu hamil muda yang tidak boleh terlewat ya buun, walaupun dalam tahap hamil muda ini mual muntah sering menghantui bunda.

Ketika hamil bukanlah porsi makan yang harus dibanyakan , tetapi kandungan gizi yang ada di dalamnya yang hrs di 2x lipatkan. Untuk ibu hamil muda, sebaiknya makan dengan cara sedikit tapi sering. Tidak usah terlalu dipaksakan untuk makan porsi banyak, kuncinya sedikit tapi sering.

Oleh sebab itu, penting bagi ibu hamil untuk mengetahui makanan sehat penuh gizi dan nutrisi.
Batik fabric for quilting

Makanan Seha Bergizi untuk Ibu Hamil

1. Sumber Karbohidrat

Serin sekali ibu hamil muda merasakan tidak nyaman pada pagi hari. hal ini disebabkan oleh morning sickness yang dialami. Problem ini tentunya akan membuat Anda susah makan. Meskipun begitu, Anda tetap perlu asupan nutrisi dan energi.

Untuk kebutuhan karbohidrat, Bunda bisa konsumsi beras merah. Beras jenis ini lebih unggul daripada beras putih karena kandungan seratnya 3 kali lebih banyak, kandungan vitamin dan mineralnya 2-3 kali lebih banyak (di antaranya vitamin B), dan zat besinya lebih tinggi. Anda juga bisa makan sereal dengan variasi rasa yang bisa disesuaikan serta mengandung aneka vitamin dan mineral. Untuk roti, pilihlah yang terbuat dari gandum (whole wheat), bukan tepung, karena seratnya lebih banyak.

Makan sedikit-sedikit tapi sering bun, tidak perlu memaksakan makan karbohidrat yang terlalu banyak dalam satu waktu.

2. Ikan

Makanan yang mengandung protein dan asam lemak omega 3 dapat membantu pembentukan otak janin. Namun, jika Bunda tidak yakin dengan kualitas ikan laut akibat air laut yang sudah tercemar, pilihlah ikan air tawar. Hati-hati juga dengan kandungan merkuri pada beberapa jenis ikan tertentu karena bisa mengganggu perkembangan janin. makanlah ikan yang sudah matang ya  bund, hindari makan yang mentah , okay! untuk menimalisirkan bakteri jahat yang suka nackal

3. Daging dan Telur

Pilih daging yang segar dan bermutu baik untuk dikonsumsi. Batasi makan daging tetelan atau jeroan (paru, usus, babat) karena kandungan kolesterolnya yang tinggi. Untuk telur, pilihlah yang sudah difortifikasi omega 3. Omega 3 pentingg untuk kecerdasan sang buah hati bunda

4. Sayur dan Buah

Sering merasa kelelahan saat hamil muda? Hal ini bisa terjadi karena Anda kekurangan zat besi. Karena itu, makanlah sayur dan buah yang kaya zat besi untuk mencegah anemia, contohnya bayam, brokoli, kale, tomat, wortel, jeruk, anggur, apel, dan stroberi.

Selain itu, untuk sayur dan buah, pilihlah yang segar dan berwarna karena vitaminnya lebih banyak. Sebelum dikonsumsi, cuci bersih terlebih dahulu kulit buah, jika perlu dengan sabun khusus sayur dan buah, untuk membuang lapisan lilin yang ada.

Kalau bunda punya cukup lahan di rumah , bisa juga lho menanamnya sendiri 😀

5. Susu

Kandungan vitamin D, [rotein, lemak, dan mineral di dalam susu bisa membantu anda dalam mendukung pertumbuhan jaringan baru pada janin, memperbaiki jaringan yang rusak, serta pembentukan otot dan transportasi oksigen ke janin.

6. Folat

Pada masa ini, Bunda juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat guna membantu mencegah cacat tabung saraf, kelainan serius pada otak dan sumsum tulang belakang, serta mengurangi risiko keguguran dan kelahiran prematur.

asam folat harus diminum bulan sebesar 400mcg per hari dan ini sangat penting di trimester pertama hamil muda.

Folat (bentuk alami dari asam folat) terdapat pada bahan makanan seperti sereal, brokoli, bayam, sawi, selada, asparagus, wortel, kembang kol, jagung, kacang merah, kacang polong, jagung, kacang kedelai, alpukat, jambu biji dan stroberi. Sedangkan asam folat bisa Anda peroleh dari suplemen kehamilan.

Makanan yang Harus DiHindari

1. Alkohol
2. Daging yang kurang matang
3. Telur yang kurang matang
4. Minum kopi berlebihan , batas maksimum minum kopi 200mg per hari

Layanan aqiqah Jogja

Vitamin untuk Ibu Hamil Menunjang 1000 Hari Kehidupan

1000 hari pertama kehidupan seorang anak sangat tergantung sejak masa kehamilan hingga kelahiran. Menjadi penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan. Karena kekurangan nutrisi dapat menyebabkan tumbuh kembang bayi terhambat dan mengakibatkan bayi tidak sehat. Sebaliknya, jika nutrisinya terpenuhi, pertumbuhannya akan sangat bagus dan menghasilkan bayi yang sehat sejak dalam kandungan.

Vitamin untuk Ibu Hamil untuk Menunjang 1000 Hari Kehidupan

Pemenuhan nutrisi selain diperoleh melalui asupan makanan yang dikonsumsi, juga bisa didapatkan dari suplemen yang mengandung vitamin dan mineral.

Selama masa kehamilan, setiap ibu hamil memerlukan asupan zat gizi dalam jumlah lebih banyak. Kebutuhan ini bisa dipenuhi dari konsumsi makanan sehat dengan nutrisi yang seimbang. Meskipun demikian, tak jarang juga tubuh ibu hamil tetap mengalami kekurangan vitamin dan mineral. Apabila terjadi hal semacam ini, maka vitamin untuk ibu hamil terbaik dapat menjadi penunjang defisiensi vitamin ataupun mineral. Dengan demikian, harapan anak lahir dalam kondisi sehat semakin tinggi.

Apabila saat ini Anda sedang hamil, Anda bisa mengonsumsi suplemen untuk ibu hamil. Di Indonesia tersedia banyak pilihan merek vitamin seperti Obical, Folamil, Blackmores, dan Hydromamma. Setiap produk mempunyai kandungan yang umumnya sama, tapi ada juga yang berbeda. Hal ini akan memudahkan Anda dalam menentukan produk mana yang paling tepat sesuai kebutuhan gizi Anda.

Pertama-tama, pastikan Anda sudah mengetahui jenis vitamin dan mineral apa yang diperlukan. Saat kehamilan atau fase peningkatan trimester, setiap perempuan memerlukan tiga zat gizi penting. Ketiga nutrisi tersebut antara lain asam folat, zat besi, dan kalsium. Asam folat diperlukan oleh ibu hamil guna mencegah bayi lahir dalam kondisi cacat. Hal ini dikarenakan asam folat punya peranan penting dalam pembentukan awal otak serta sumsum tulang belakang.

Pemenuhan asam folat pada masa awal kehamilan sangatlah dianjurkan. Anda bisa mengonsumsi suplemen asam folat disamping mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Selain asam folat, zat besi juga penting dalam perannya mengantarkan oksigen untuk ibu dan janin dalam rahim. Terjadinya defisiensi terhadap zat besi berisiko terhadap anemia. Jika kondisi ini sampai terjadi, maka risiko bayi lahir prematur dan dengan berat badan rendah semakin tinggi. Bahkan, risiko kematian bayi juga dapat terjadi!

Batik fabric for quilting

Vitamin Penting Ibu Hamil

  • Vitamin A

Suplemen vitamin A memang penting untuk sistem imunitas dan kesehatan penglihatan. Tetapi, konsumsi vitamin A yang berlebihan , akan disimpan oleh tubuh di dalam organ hati. Namun, kelebihan vitamin ini dapat menjadi racun yang membahayakan kesehatan hati, serta berisiko menyebabkan kelainan atau cacat bawaan pada bayi dalam kandungan.

  • Vitamin B6

Banyak manfaat kesehatan yang bisa diambil oleh Bumil dari Vitamin B^ di antaranya untuk mengurangi keluhan morning sickness, dan membantu perkembangan otak dan sistem saraf bayi sejak dalam kandungan. Meski demikian, vitamin B6 yang dikonsumsi secara berlebihan, justru berisiko menyebabkan gangguan saraf pada ibu hamil.

  • Vitamin B9 (asam folat)

Vitamin B terdiri atas beberapa jenis, dan vitamin B9 menjadi salah satu yang sering disebut. Vitamin B9, atau populer dengan nama folat dan asam folat, menjadi salah satu nutrisi yang amat penting penting untuk ibu hamil. Karena memilki fungsi untuk produksi sel darah merah dan sel darah putih di sumsum tulan, Mengubah karbohidrat menjadi energi, Memproduksi DNA dan RNA, dan menurunkan risiko cacat pada janin.

  • Vitamin E

Vitamin E penting untuk sistem kekebalan tubuh dan pembentukan gen. Tetapi, peneliti menemukan bahwa konsumsi suplemen vitamin E terbukti tidak berdampak positif, baik pada ibu ataupun bayi. Sebaliknya, konsumsi vitamin ini dapat meningkatkan risiko sakit perut dan ketuban pecah dini

Selain itu, sebagian multivitamin juga mengandung mineral yang juga dapat berbahaya bila dikonsumsi berlebihan, antara lain:

  • Zat besi

Bumil perlu mengonsumsi rata-rata 27 mg zat besi per hari. Tapi hati-hati, untuk mengonsumsi zat besi ibu hamil perlu mengetahui tatacaranya. Sperti di minum sebelum mau tidur dan tidak boleh dibarengi teh, susu, kopi. Karena zat besi menyebabkan mual muntah, konstipasi.

  • Kalsium

Tubuh hanya dapat menyerap maksimal 500 mg kalsium dalam satu waktu. Sehingga suplemen kalsium sebaiknya dikonsumsi dalam dosis yang lebih kecil, beberapa kali sehari. Selain itu, Bumil perlu hati-hati karena kelebihan kalsium dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan menghalangi penyerapan zat besi dan seng dari makanan.

Apakah Bumil mengonsumsi salah satu atau beberapa suplemen di atas tanpa berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter? Nah, sebaiknya segera konsultasikan dosis dan penggunaannya yang sesuai ya.

Mengenali Gejala Kelebihan Vitamin

Berikut ini beberapa gejala kelebihan vitamin yang perlu Bumil waspadai, yaitu:

  • Sakit kepala
  • Bibir pecah-pecah
  • Mual
  • Sakit perut
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sembelit (konstipasi) atau diare
  • Urine tampak keruh
  • Lemas dan nyeri otot
  • Ruam kemerahan dan gatal pada kulit
  • Iritasi mata
  • Kelelahan
  • Detak jantung tidak teratur atau berdebar-debar.

Segera periksakan diri ke dokter ya jika Bumil merasa mengalami gejala di atas, terutama bila telah mengonsumsi banyak suplemen vitamin sebelumnya. Selain itu, Bumil bisa membawa catatan berapa kali konsumsi suplemen atau membawa suplemen yang dikonsumsi, sebagai informasi untuk dokter.

Sebagaimana konsumsi obat-obatan, Bumil sebaiknya berkonsultasi ke dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsi vitamin. Dokter dapat menentukan apakah Bumil memerlukannya dan berapa dosis yang tepat.

Perlu Bumil ketahui, suplemen vitamin tidak dapat menggantikan konsumsi makanan sehat selama kehamilan. Ibu hamil tetap dianjurkan mengonsumsi buah, sayur, dan protein yang segar. Pastikan juga Bumil cukup istirahat, olahraga dan mengelola stres dengan baik.

Layanan aqiqah Semarang

Pantangan ibu hamil lengkap Jasmani dan Rohani!

Pantangan ibu hamil perlu diketahui untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan atau  dampak yang tidak baik bagi ibu dan janin. Pantangan ibu hamil bisa berupa makanan tertentu atau kebiasaan-kebiasaan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan janin.

Pantangan ibu hamil lengkap Jasmani dan Rohani!

Ibu pasti ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati secara jasmani maupun rohani. Berikut pantangan-pantangan yang harus di hindari oleh ibu selama kehamilan.

Nah kita akan bahas secara Jasmaniah dan Rohaniah, yuk mulai!
Batik fabric for quilting

Pantangan Jasmaniah

jasmaniah adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan jasmani; mengenai tubuh atau badan. Jadi di sini kita akan bahas tentang pantangan ibu hamil yang membahaya tubuh ibu dan janin. Dilansir dari alodokter dan beberapa artikel berikut pantangan jasmaniah :

1. Merokok

Merokok saat hamil dapat membuat bayi Anda nantinya terlahir dengan berat badan yang rendah. Kondisi itu tidak baik bagi bayi karena dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan Si Kecil, seperti infeksi dan masalah tumbuh kembang. Pantangan ibu hamil yang satu ini juga perlu diberlakukan pada suami yang merokok. Suami harus menjauhkan asap rokok dari istri yang sedang hamil, termasuk asap rokok yang menempel di pakaian.

2. Mengonsumsi Minuman Keras

Mengonsumsi minuman beralkohol saat hamil dapat membuat bayi lahir dengan sindrom alkohol janin. Tanda-tandanya dapat berupa berat badan rendah ketika lahir, mengalami gangguan perilaku, ketidakmampuan belajar, dan hambatan tumbuh kembang.

Jika sebelum hamil Anda merupakan seorang penggemar minuman beralkohol, disarankan untuk menghentikan kebiasaan itu saat sedang mengandung, terutama pada usia kandungan trimester pertama. Pada saat itu, janin sedang mengalami proses pembentukan sistem saraf. Anda mungkin membutuhkan bantuan dokter untuk bisa berhenti. Jangan ragu untuk meminta bantuan orang-orang terdekat atau bantuan medis, agar Anda dapat menghentikan kecanduan minuman beralkohol.

3. Mengonsumsi Makanan dan Minuman Berkafein

Dua cangkir kopi instan atau setara dengan 200 mg kafein per hari merupakan batas maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seorang ibu hamil. Namun, bila Anda meminum jenis brewed coffee, hanya diperbolehkan secangkir dalam sehari. Selain kopi, waspadai juga kandungan kafein di dalam cokelat, minuman berenergi, minuman soda, dan teh.

Dua cangkir kopi instan atau setara dengan 200 mg kafein per hari merupakan batas maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seorang ibu hamil. Namun, bila Anda meminum jenis brewed coffee, hanya diperbolehkan secangkir dalam sehari. Selain kopi, waspadai juga kandungan kafein di dalam cokelat, minuman berenergi, minuman soda, dan teh. Konsumsi kafein berlebihan pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan.

4. Makanan yang Tidak Matang

Telur dan daging yang tidak dimasak hingga matang dapat membuat ibu hamil mengalami penyakit oleh bakteri seperti Listeria, Salmonella, dan E. coli; parasit Toxoplasma; serta keracunan makanan. Selain itu, ibu hamil juga dapat menghadapi kondisi kesehatan serius, yaitu keguguran atau bayi lahir cacat.

5. Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Susu mentah sangat tidak dianjurkan bagi ibu hamil karena belum melalui proses pasteurisasi. Proses tersebut bertujuan menghilangkan bakteri jahat menggunakan suhu panas. Jika Anda ingin mengonsumsi susu atau produk olahan susu, perhatikan pada kemasannya apakah telah melalui proses pasteurisasi atau belum. Susu yang tidak melalui proses pasteurisasi berisiko mengandung bakteri Listeria yang bisa menyebabkan keguguran atau penyakit serius.

6. Kelebihan Berat Badan

Ibu hamil memang berbadan dua, tetapi bukan berarti porsi makan perlu bertambah dua kali lipat. Kelebihan berat badan saat hamil dapat meningkatkan risiko kenaikan tekanan darah, menderita diabetes pada kehamilan (diabetes gestasional), dan meningkatkan risiko obesitas pada anak nantinya. Sebagai patokan, pada trimester kedua, ibu hamil perlu menambahkan 340 kalori per hari, dibandingkan porsi makan sebelum hamil. Sedangkan pada trimester ketiga, ibu hamil perlu menambahkan 450 kalori per hari.

7. Kurang Tidur

Saat hamil, tak sedikit wanita yang mengalami susah tidur, terutama pada trimester ketiga kehamilan. Jika dibiarkan, kurang tidur akan berdampak buruk bagi kehamilan. Penelitian menunjukkan bahwa insomnia atau susah tidur saat hamil berhubungan erat dengan peningkatan risiko terkena hipertensi dan diabetes dalam kehamilan, preeklamsia, dan depresi pasca melahirkan. Untuk menyiasatinya, Ibu hamil dapat rutin berolahraga saat hamil, menetapkan jadwal tidur yang teratur, menciptakan suasana nyaman saat tidur, dan hindari stres.

8. Membersihkan Kotoran Kucing

Kotoran kucing merupakan habitat untuk parasit Toxoplasma gondii yang berbahaya bagi ibu hamil. Gejala infeksi parasit mungkin tidak dirasakan dan disadari pada awalnya, tetapi ibu hamil dapat mengalami keguguran atau melahirkan bayi lahir dalam keadaan meninggal. Selain itu, jika bayi tetap dapat lahir dengan selamat, infeksi parasit ini dapat membuat bayi mengalami kejang atau menderita gangguan mental. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk menghindari binatang peliharaan. Mintalah suami atau anggota keluarga lain untuk merawat kucing kesayangan Anda untuk sementara.

9. Bertahan Mengenakan Bra Biasa

Perubahan hormon setelah kehamilan turut menyebabkan perubahan pada tubuh ibu hamil, termasuk payudara yang menjadi lebih sensitif, bengkak, ataupun nyeri. Payudara biasanya menjadi terasa penuh dan berat, sehingga Anda mungkin memerlukan bra khusus ibu hamil yang lebih kokoh menyangga payudara dan tidak menimbulkan rasa sakit.

Jika selama ini Anda terbiasa dengan bra kawat, beralihlah ke bra tanpa kawat. Kawat pada bra memang dapat membentuk tampilan payudara yang lebih sempurna, namun kawat dapat menghambat aliran darah dan produksi ASI. Bra tanpa kawat akan lebih nyaman digunakan selama kehamilan, karena lebih longgar untuk payudara yang makin membesar.

10. Mengonsumsi makanan haram

Apa yang dimakan oleh ibu juga akan masuk dalam darah jabang bayi. Maka itu, ibu hamil diharuskan menjauhi makanan haram. Tidak hanya ibu hamil saja, tetapi semua umat muslim. Sebab mengonsumsi makanan haram dibenci oleh Allah Ta’ala. Selain itu makanan haram juga mendatangkan pengaruh buruk bagi tubuh.

Dalam Al-Quran, Allah Subhanallahu wa Ta’ala berfirman: “ Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.”(QS. Al- Maidah: 88)

Pantangan Rohaniah

Rohaniah adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan rohani atau jiwa. Jadi di sini kita akan bahas tentang pantangan ibu hamil yang membahaya rohani.

1. Membiarkan Diri Dikuasai oleh Fluktuasi Emosi

Hamil muda, terutama jika merupakan kehamilan pertama, membuat wanita sering merasa emosional, cemas, dan lelah. Meski normal, jangan sampai perubahan mood yang tiba-tiba terus menguasai dan membuat Anda merasa tertekan. Rawat diri dan minta bantuan suami atau kerabat untuk membantu memenuhi kebutuhan yang tidak sanggup Anda penuhi sendiri. Namun jika perubahan mood sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, konsultasikan pada dokter.

2. Mengunjing dan berkata buruk

Ibu hamil hindari mengucap perkataan buruk, seperti menghina, menggunjing atau menjelek-jelekan orang lain. Bisa saja ucapan buruknya justru menimpa anaknya sendiri. Selain itu, perbuatan menjelekkan atau bergunjing juga dilarang agama.

Allah ta’ala berfirman:
“ Hai orang orang yang beriman jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah Maha penerima taubat lagi Maha penyayang.“ (QS. Al Hujurat :12).
Layanan Aqiqah Jogja

Boleh Ibu Hamil Makan Durian? Tentu saja, tetapi

Boleh Ibu Hamil Makan Durian? Tentu saja, tetapi

Durian (Nama Latin :  Durio zibethinus)  adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya adalah “raja dari segala buah”.

Boleh Ibu Hamil Makan Durian? Tentu saja, tapi ada beberapa hal yang harus di perhatikan.

Hingga kini belum ada penelitian yang membuktikan dampak negatif durian bagi ibu hamil. Namun, bukan berarti ibu hamil bisa menikmati durian sepuasnya. Memang ya Bun, Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik.

Yuk kita lihat lebih lanjut manfaat dan resiko makan durian untuk ibu hamil

Menurut Dr. Gordon Lim, seorang ahli kandungan dan Dr. Patrick Chia, ahli perinatologi, ibu hamil boleh saja makan durian asal porsinya tidak berlebihan. Tapi ini di Kecualikan, untuk ibu hamil yang menderita diabetes. Batik itu diabestes Essensial (sudah ada sejak sebelum hamil) dan diabetes gestasional (ada sejak hamil)

“Durian mengandung gula tinggi dan karbohidrat. 5 biji durian ukuran sedang mengandung sekitar 160 kalori, lebih dari 330ml kaleng cola yang memiliki 140 kalori,” kata dr Goh.

Karena itu, ibu hamil penderita diabetes gestasional tidak boleh mengonsumsi buah durian. Diabestes gestasional adalah diabetes yang terjadi ketika ibu pada saat hamil , bukan dari sebelum hamil. Ini pun berlaku untuk ibu Diabetes Essensional.

Tetapi, bagi ibu hamil dalam kondisi normal, mengonsumsi durian tidak akan menimbulkan masalah serius.

Nah, untuk jumlah duren yang boleh dimakan adalah dua biji. Kurang lebih 2 buah, ukuran medium durian mengandung 60 – 100 kalori. Sedangkan kebutuhan tambahan kalori ibu hamil sehari kurang lebih 300-500kal/hari tergantung usia kehamilan.

Mengapa makan durian saat hamil dibatasi?

Meskipun buah tropis ini memiliki banyak kandungan nutrisi, durian juga merupakan makanan dengan kandungan glisemik yang tinggi. Kandungan gula dan karbohidrat dalam buah durian sangat tinggi.

Dua biji buah durian berukuran sedang dapat menyumbang sebanyak 60 kalori. Sehingga mengonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan lonjakan glukosa darah secara tiba-tiba dan akan meningkatkan berat janin secara drastis.

Hal ini terbukti menjadi penghalang bagi persalinan alami. Selain itu, hal ini juga berarti menjadi penyebab utama obesitas sejak dini.

Siapa yang tidak boleh makan durian saat hamil

Kandungan gula dan karbohidrat yang tinggi dalam buah durian terbukti berbahaya bagi beberapa kondisi ibu hamil. Lalu kondisi seperti apakah yang betul-betul PANTANG makan buah durian?

1. Wanita hamil dengan diabetes gestasional

2. Ibu hamil dengan riwayat diabetes gestasional sebelumnya

3. Wanita hamil dengan riwayat keluarga diabetes

4. Ibu hamil yang alami obesitas

5. Wanita hamil yang secara ketat disarankan untuk tidak menambah berat badan selain yang telah direkomendasikan

6. Ibu hamil di trimester ketiga

Manfaat Ibu Hamil Makan Durian

Adapun manfaat dari buah durian untuk ibu Hamil. Allah menciptakan sesuatu pasti ada manfaatnya bukan Bunda? 🙂

Durian memiliki banyak kandungan yang sangat penting bagi tubuh. Berikut beberapa manfaat buah durian jika dikonsumsi selama masa kehamilan.

1. Kaya serat makanan
Banyak wanita hamil yang mengeluhkan sembelit karena perubahan hormon di dalam tubuh. Durian berfungsi sebagai pencahar alami dan membantu menghilangkan bahan-bahan kimia yang menempel di usus. Selain itu, durian juga menjaga selaput lendir terlindungi karena kandungan seratnya dapat mengurangi paparan racun di dalam tubuh.

2. Sumber folat yang baik
Durian kaya akan kandungan asam folat dan dapat membantu mencegah cacat lahir pada bayi. Anda bisa mendapatkan 9% dari kebutuhan harian akan asam folat dengan mengonsumsi durian sebanyak 100 gr.

3. Kaya vitamin B
Durian juga memiliki banyak kandungan vitamin seperti riboflavin, niasin, dan tiamin. Hal ini bermanfaat bagi kesehatan ibu hamil secara keseluruhan.

4. Kaya antioksidan
Buah durian mengandung seng, triptofan dan organo-sulfur yang memiliki efek sebagai anti-oksidan. Hal ini berarti mereka mampu melindungi ibu dan janin dari serangan polutan dan radikal bebas.

5. Kaya vitamin C
Vitamin C tak hanya berfungsi untuk membantu sistem kekebalan tubuh, tetapi juga membantu ibu hamil dan janin yang belum lahir dalam penyerapan kalsium dan zat besi.

6. Kaya mineral
Buah durian juga kaya akan kandungan mineral, seperti zat besi, tembaga, mangan dan magnesium yang membuatnya sangat bermanfaat bagi wanita hamil yang membutuhkan peningkatan pasokan darah untuk pertumbuhan janin di dalam rahim.

7. Bebas lemak jenuh
Durian tidak memiliki kolesterol atau lemak jenuh. Dengan kandungan garam yang rendah yang juga berarti membantu mengatur tekanan darah selama kehamilan.

8. Mencegah keasaman
Aksi antasid menyebabkan durian dapat membantu mencegah terjadinya keasaman dalam tubuh.

9. Melawan depresi
Buah durian juga dapat membantu melawan depresi selama kehamilan dan setelah melahirkan.

Beberapa risiko mengonsumsi durian terlalu banyak pada ibu hamil antara lain:

1. Meningkatkan gula darah

2. Kelebihan berat badan atau obesitas

Mitos Ibu Hamil Makan Durian. Haduh Bayi di Dalam Perut Jadi Panas?!

Mungkin ada pernah mendengar beberapa mitos yang santer beredar terkait dengan bahaya makan durian bagi ibu hamil, seperti:

Janin akan kepanasan

Banyak orang percaya bahwa durian akan membuat tubuh kepanasan sehingga jika ibu hamil mengonsumsinya, janin pun akan kepanasan.

Mitos ini awalnya menyebar dari kepercayaan kuno bangsa Tionghoa yang dibawa ke Asia Tenggara.

Namun, belum ada bukti ilmiah atau contoh kasus terjadinya komplikasi janin kepanasan yang telah diketahui.
Kadar kolesterol yang tinggi

Durian sering sekali disebut-sebut sebagai buah dengan kadar kolesterol tinggi, sehingga berbahaya bagi siapa pun, apalagi ibu hamil.

Nyatanya, mitos ini salah besar. Durian tidak mengandung kolesterol sama sekali. Malah, durian mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh.

Mitos bayi “kepanasan” dalam kandungan itu biasanya di sebabkan salah satunya oleh makan-makanan yang memilki kadar kolestrol yang tinggi. Kadar kolestrol yang tinggi dapat menyebakan terjadinya darah tinggi/ hipertensi. Jika itu pasokan oksigen dalam janin pun terhambat dan mengakibatkan terjadinya janin kepanasan atau gawat janin.

Kesimpulannya, ibu hamil memang diperbolehkan makan durian selama kehamilan. Namun yang harus juga diperhatikan adalah awasi hasrat Anda saat mengonsumsinya. Jangan berlebihan dan selalu konsultasi juga ikuti saran dokter untuk menghindari komplikasi yang sebetulnya bisa dihindari.

Perlu diingat pula, selama kehamilan artinya ibu hamil harus memikirkan konsumsi makanan untuk dua orang. Oleh karena itu, hal yang wajar jika berat badan ibu hamil bertambah sangat pesat.

Dr Tan Wei Ching, konsultan senior di Departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Umum Singaapura (SGH) menyarakan kenaikan berat badan ibu selama kehamilan mencapai 12-16 kilogram pada ibu yang memilki berat badan normal.

SolehAqiqah
Batik Fabric for Quilting