Category Archives: Aqiqah Anak

Aqiqah anak merupakan ibadah yang syarat makna akan nilai-nilai Uluhiyah. Sangat berhubungan dengan qurban hewan, yang termasuk dalam ibadah yang diutamakan atau ditekankan. Selain pentingnya ibadah aqiqah, Syarat dan tatacara juga berpengaruh terhadap ibadah itu sendiri. Uluhiyah Allah adalah mengesakan segala bentuk peribadatan bagi Allah. Pengamalannya seperti berdo’a, meminta, tawakal, takut, berharap, menyembelih, bernadzar, cinta, dan selainnya dari jenis-jenis ibadah yang telah diajarkan Allah dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Memperuntukkan satu jenis ibadah kepada selain Allah termasuk perbuatan dzalim yang besar di sisi-Nya yang sering diistilahkan dengan syirik kepada Allah.

Layanan Aqiqah Anak Dari Solehaqiqah.

Kami terdiri dari profesional muda yang didukung oleh stakeholder berpengalaman. Tenaga ahli kami terdiri dari tiga elemen penting yaitu Mudzakir, Soleh dan Prasetyo. Sedangkan untuk stakeholder yang sudah berpengalaman hingga puluhan tahun orang tua kami, Pak Warjito dan Ibu Warsiti. Perusahaan jagal kambing sudah berdiri sejak tahun 1980 dan Rumah makan Bu jito dlidir berjualan sejak tahun 2001. Sehingga dengan pengalaman tersebut kami yakin bisa menjadi layanan aqiqah anak terpercaya.

Dengan menyatukan berbagai disiplin ilmu yang kami miliki, maka terbentuklah Solehaqiqah.org. Menggabungkan antara pertanian kambing, masakan olahan kambing dan ilmu syar’i tentang ibadah aqiqah. Membutuhkan proses panjang dan berliku untuk menghasilkan layanan aqiqah yang lengkap. Proses ternak kambing, yang mensinergikan kearifan lokal dan teknologi ternak bernilai ekonomis. Mempertahankan citarasa klasik olahan kambing berupa sate, gulai dan tengkleng merupakan pekerjaan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dan itu semua dikemas oleh disiplin ilmu tentang ibadah aqiqah yang syar’i, ibadah yang mempunyai tujuan mentauhidkan Allah Ta’ala. Sebuah ibadah yang kaya akan makna Illahiyyah.

Solehaqiqah.org adalah salah satu perusahaan layanan aqiqah anak terpercaya dan terlengkap. Kami selalu berusaha bekerja sesuai syar’i. Dengan mensinergikan antara peradaban pertanian jawa ( petani kambing ), tradisi masyarakat jawa ( masakan thengkleng, sate, gulai ) dan sunnah ( ibadah aqiqah anak ) insyaAllah bisa berkontribusi dalam kemajuan islam di indonesia.

Berikut ini beberapa fitur / keuntungan yang kami tawarkan untuk anda :
1. Aqiqah anak dengan kambing terbaik.

aqiqah anak 1

Apabila Anda menginginkan aqiqah anak hanya berupa kambing disembelih dan dikirim ketempat anda , kami dengan senang hati menyediakannya. Anda juga bisa ikut menyembelih kambing aqiqah anda sendiri dengan didampingi oleh tenaga ahli kami. Untuk layanan yang satu ini sangat cocok buat anda yang ingin merasakan sensasi ibadah aqiqah karena anda langsung terlibat dalam penyembelihan kambing aqiqah. Untuk anda penyedia layanan aqiqah anak, fitur kami yang satu ini juga sangat membantu anda karena penyedia layanan aqiqah hanya tinggal memasak dan mengirimkanya ke konsumen anda. Jadi kambing aqiqah dikirim ketempat anda berupa daging, tulang yang sudah dipotong sesuai porsinya, dan jerohan yang sudah kami bersihkan.

2. Aqiqah anak dengan menu masakan spesial.

Aqiqah kambing Praktis merupakan Fitur kami untuk memudahkan anda dalam merayakan aqiqah anak berupa olahan masakan kambing dengan menu – menu spesial sehingga dikirim ketempat anda berupa sate(3tusuk/porsi) , gulai/tongseng dan tengkleng (dikemas dalam panci, kwali atau wadah ). Ketiga hidangan ini sangat khas dengan nuansa aqiqah anak. Masyarakat Indonesia sangat gemar menyantap hidangan sate, gulai, dan tengkleng. Oleh karena itu, tidak salah jika Anda mengadakan acara aqiqah di rumah dan menjamu para tamu dengan ketiga jenis masakan tersebut. Jangan khawatir soal rasa, karena kami memiliki warung Bu Jito dlidir yang berdedikasi dibidang menu masakan kambing.

3. Aqiqah anak dengan Nasi Kotak.

Dalam pemesanan paket nasi kotak aqiqah anda tinggal menentukan berapa porsi yang ingin anda bagikan kepada saudara, teman kantor, tetangga atau yayasan terdekat anda. Kemudian anda pilih salah satu paket nasi kotak, kami akan segera melaksanakan ibadah aqiqah anak anda . Melaksanakan aqiqah anak anda dengan nasi kotak meliputi menyembelih kambing, memasak, mengemas dalam nasi kotak, mendokumentasikan dan mengirim langsung ketempat anda.

Kemudahan lain yang kami miliki adalah mudah dalam sistem pembayaran. Dengan pembayaran COD ( cash On Delivery ) yaitu Anda membayar paket aqiqah setelah paket aqiqah terkirim ketempat Anda. Sehingga anda tidak perlu ragu atau khawatir, karena setelah anda menerima pesanan anda baru bayar.

Melalui perusahaan layanan aqiqah solehaqiqah, semoga sang buah hati bisa tumbuh cerdas dan bisa menjadi anak yang soleh serta berbakti kepada orang tua, agama dan bangsa… Amin.

Amatlah mudah dan sederhana cara untuk memesan paket Aqiqah anak di Solehaqiqah

Untuk informasi atau pemesanan aqiqah anak dengan menghubungi :
0822 6565 2222 ( Pak Mudzakir )
Layanan aqiqah 24 Jam nonstop.

Hukum Aqikah Adalah Sunnah Muakkadah

Hukum Aqikah Adalah Sunnah Muakkadah menurut jumhur ulama. Walaupun ada yang mewajibkan dari sebagian ulama, hukum aqikah sunnah muakkadah artinya sunnah yang diutamakan masih menjadi pijakan yang syar’i. Sampai – sampai bila tidak cukup uang, bisa dengan berhutang kepada orang lain untuk mengaqikahi putra atau putrinya.

Hukum Aqikah berdasarkan dalil yang shohih

Hukum Aqikah berdasarkan dalil yang shohih sesuai penjelasan para ulama terdahulu. Berikut dibawah ini dalil yang mendasari dilaksanakan ibadah aqikah. Semoga bisa menjadi rujukan anda sebelum melaksanakan ibadah aqiqoh.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitabnya “Tuhfatul Maudud” hal.25-26, mengatakan bahwa : Imam Jauhari berkata : Aqiqah ialah “Menyembelih hewan pada hari ketujuhnya dan mencukur rambutnya.” Selanjutnya Ibnu Qayyim rahimahullah berkata :

“Dari penjelasan ini jelaslah bahwa aqiqah itu disebut demikian karena mengandung dua unsur diatas dan ini lebih utama.”

Imam Ahmad rahimahullah dan jumhur ulama berpendapat bahwa apabila ditinjau dari segi syar’i maka yang dimaksud dengan aqiqah adalah makna berkurban atau menyembelih (An-Nasikah).

Hadist pertama : Dari Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy, dia berkata : Rasulullah bersabda : “Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.” [Shahih Hadits Riwayat Bukhari (5472), untuk lebih lengkapnya lihat Fathul Bari (9/590-592), dan Irwaul Ghalil (1171), Syaikh Albani

Makna menghilangkan gangguan adalah mencukur rambut bayi atau menghilangkan semua gangguan yang ada [Fathul Bari (9/593) dan Nailul Authar (5/35), Cetakan Darul Kutub Al-‘Ilmiyah,

Hadist kedua :Dari Samurah bin Jundab dia berkata : Rasulullah bersabda : “Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.” [Shahih, Hadits Riwayat Abu Dawud 2838, Tirmidzi 1552, Nasa’I 7/166, Ibnu Majah 3165, Ahmad 5/7-8, 17-18, 22, Ad Darimi 2/81, dan lain-lainnya]

Hadist ketiga :Dari Aisyah dia berkata : Rasulullah bersabda : “Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing.” [Shahih, Hadits Riwayat Ahmad (2/31, 158, 251), Tirmidzi (1513), Ibnu Majah (3163), dengan sanad hasan]

Hadist keempat :Dari Ibnu Abbas bahwasannya Rasulullah bersabda : “Menaqiqahi Hasan dan Husain dengan satu kambing dan satu kambing.” [HR Abu Dawud (2841) Ibnu Jarud dalam kitab al-Muntaqa (912) Thabrani (11/316) dengan sanadnya shahih sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Daqiqiel ‘Ied]

Hadist kelima :Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah bersabda : “Barangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih (kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing.” [Sanadnya Hasan, Hadits Riwayat Abu Dawud (2843), Nasa’I (7/162-163), Ahmad (2286, 3176) dan Abdur Razaq (4/330), dan shahihkan oleh al-Hakim (4/238)]

Hadist keenam :Dari Fatimah binti Muhammad ketika melahirkan Hasan, dia berkata : Rasulullah bersabda : “Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.” [Sanadnya Hasan, Hadits iwayat Ahmad (6/390), Thabrani dalam “Mu’jamul Kabir” 1/121/2, dan al-Baihaqi (9/304) dari Syuraiq dari Abdillah bin Muhammad bin Uqoil]

Dari dalil-dalil yang diterangkan di atas maka dapat diambil hukum-hukum mengenai seputar aqiqah dan hal ini dicontohkan oleh Rasulullah para sahabat serta para ulama salafus sholih. HUKUM AQIQAH adalah SUNNAH MUAKKADAH ( YANG DIUTAMAKAN ), Al-Allamah Imam Asy-Syaukhani rahimahullah berkata dalam Nailul Authar (6/213) : “Jumhur ulama berdalil atas sunnahnya aqiqah dengan hadist Nabi : “.berdasarkan hadist no.5 dari ‘Amir bin Syu’aib.”

BANTAHAN TERHADAP ORANG YANG MENGINGKARI DAN MEMBID’AHKAN AQIQAH.
Ibnul Mundzir rahimahullah membantah mereka dengan mengatakan bahwa : “Orang-orang ‘Aqlaniyyun (orang-orang yang mengukur kebenaran dengan akalnya, saat ini seperti sekelompok orang yang menamakan sebagai kaum Islam Liberal, pen) mengingkari sunnahnya aqiqah, pendapat mereka ini jelas menyimpang jauh dari hadist-hadist yang tsabit (shahih) dari Rasulullah karena berdalih dengan hujjah yang lebih lemah dari sarang laba-laba.” [Sebagaimana dinukil oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitabnya “Tuhfatul Maudud” hal.20, dan Ibnu Hajar al-Asqalani dalam “Fathul Bari” (9/588)].

Diharapkan dengan mengetahui hukum aqikah yang shohih, Anda mendapat pijakan dalam melaksanakan ibadah. Solehaqiqah siap melayani ibadah dengan cara yang syar’i, mudah dan barokah insyaAlloh. Semoga dengan melaksanakan ibadah aqiqah, si buah hati bisa tumbuh dan berkembang jadi orang yang sholeh. Amin.

Hukum Aqikah

Untuk informasi dan pemesanan aqikah hubungi :

0822 6565 2222 Pak Mudzakir
layanan aqiqah 24 jam

Alamat jasa aqiqah solo : Sumber Nayu 03/12,Kadipiro, Banjarsari, Solo. 57136
Alamat layanan aqiqah semarang : Di Jalan Mawar 2 Nomer 135 ,Sendang Mulyo, Tembalang ,Semarang
Alamat jasa aqiqah di Jogja : Mandungan 1 rt2 rw 24 margoluwih,kecamatan seyegan, sleman,Yogyakarta. kode pos 55561

Acara Aqiqah Menggunakan Menu Tradisional

Acara aqiqah menggunakan menu masakan khas tradisional. Solehaqiqah begitu kentara melayani aqiqah dengan masakan berbau daerah jawa. Berbagai macam olahan yang kami suguhkan tersedia untuk Anda guna menyambut hadirnya sang buah hati tercinta. Terlihat dari olahan sate dan tengkleng solo, yang sudah tidak asing terdengar ditelinga masyarakat jawa.

Acara Aqiqah

Tuntunan Acara Aqiqah

Tuntunan Acara Aqiqah yang syar’i di solehaqiqah. Berikut kami tampilkan nukilan dari penjelasan seputar acara aqiqah yang sesuai dengan aturan islam. Diharapkan dengan acara aqiqah yang syar’i, kita terhindar dari amalan yang diada – adakan yang sebenarnya tidak ada tuntunanya.

Imam Ibnu Qayyim rahimahullah dalam kitabnya “Tuhfathul Maudud” hal.48-49, berkata : “Karena tidak ada dalil dari Rasulullah tentang cara penggunaan atau pembagian dagingnya maka kita kembali ke hukum asal, yaitu seseorang yang melaksanakan aqiqah boleh memakannya, memberi makan dengannya, bersedekah dengannya kepada orang fakir miskin atau menghadiahkannya kepada teman-teman atau karib kerabat. Akan tetapi lebih utama kalau diamalkan semuanya, karena dengan demikian akan membuat senang teman-temannya yang ikut menikmati daging tersebut, berbuat baik kepada fakir miskin, dan akan memuat saling cinta antar sesama teman. Kita memohon taufiq dan kebenaran kepada Allah Ta’ala”. [lihat pula “Al-Muwaththa” (2/502) oleh Imam Malik].

Al-Khallah pernah berkata dalam kitabnya : “Bab Maa yustahabbu minal aqiqah wa fadhliha ‘ala ash-shadaqah” : “ Kami diberitahu Sulaiman bin Asy’ats, dia berkata Saya mendengar Ahmad bin Hambal pernah ditanya tentang aqiqah : “Mana yang kamu senangi, daging aqiqahnya atau memberikan harganya kepada orang lain (yakni aqiqah kambing diganti dengan uang yang disedekahkan seharga dagingnya) ? Beliau menjawab : “Daging aqiqahnya.” [Dinukil dari Ibnul Qayyim dalam “Tuhfathul Maudud” hal.35 dari Al-Khallal]

Penulis berkata : “Karena tidak ada dalil yang menunjukkan bolehnya bershadaqah dengan harga (daging sembelihan aqiqah) sekalipun lebih banyak, maka aqiqah seseorang tidak sah jika bershadaqah dengan harganya dan ini termasuk perbuatan bid’ah yang mungkar ! Dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad .”

Diantara bid’ah yang sering dikerjakan khususnya oleh ahlu ilmu adalah memberikan ceramah yang berkaitan dengan hukum aqiqah dan adab-adabnya serta yang berkaitan dengan masalah kelahiran ketika berkumpulnya orang banyak (undangan) di acara aqiqahan pada hari ketujuh. Jadi saat undangan pada berkumpul di acara aqiqahan. Mereka membuat suatu acara yang berisi ceramah, rangkaian do’a-do’a, dan bentuk-bentuk seperti ibadah lainnya, yang mereka meyakini bahwa semuanya termasuk dari amalan yang baik, padahal tidak lain hal itu adalah bid’ah, pent.

Penjelasan diatas kami ambil dari ahkamul aqiqah. Solehaqiqah biasa melayani ibadah aqiqah dengan cara yang syar’i. Menyembelih kambing, bukan hanya membeli daging kambing. Memberi pengetahuan kepada masyarakat dalam melaksanakan acara aqiqoh serta memudahkan dengan berbagai fasilitas yang kami miliki.

Pendekatan kepada masyarakat melalui ibadah aqiqah yang mudah dan barokah menjadi slogan kami. Pendekatan dengan menu masakan yang sudah melekat di lidah penduduk jawa. Serta yang tak kalah penting adalah dedikasi dan tanggung jawab sebagai jasa aqiqoh yang dapat dipercaya.

Pendekatan dengan menu masakan untuk acara aqiqah yang komplit. Dimulai dari menu masakan tradisional yang berkuah seperti tengkleng solo dan gulai. Hingga masakan bakaran yaitu sate kambing dan sate buntel yang spesial untuk konsumen kami. Berangkat dari hal tersebut, semoga bisa membantu dan memberitahu tentang acara aqiqah yang sesuai dengan tuntunan islam.

Demikian yang bisa kami sampaikan kepada Anda. Walau sedikit, semoga bisa berguna sebagai wawasan Anda. Bisa jadi refrensi ilmu yang berguna bagi perkembangan islam di Indonesia ini.

Untuk informasi ataupun pesan aqiqah, Anda bisa sms atau phone :

0822 6565 2222 Pak Mudzakir

layanan aqiqah 24 jam

Alamat Layanan aqiqah solo : Sumber Nayu 03/12,Kadipiro, Banjarsari, Solo. 57136
Alamat Layanan aqiqah semarang : Di Jalan Mawar 2 Nomer 135 ,Sendang Mulyo, Tembalang ,Semarang
Alamat Layanan aqiqah Jogja : Mandungan 1 rt2 rw 24 margoluwih,kecamatan seyegan, sleman,Yogyakarta. kode pos 55561

Kambing untuk aqiqah si buah hati

Kambing untuk aqiqah si buah hati Anda. Rayakanlah hadirnya putra atau putri Anda dengan cara – cara yang sesuai dengan syariat Islam. Ibadah aqiqah merupakan salah satu tuntunan yang syar’i. Untuk putra dengan dua ekor kambing, sedangkan wanita diaqiqahi seekor kambing.

Kambing untuk aqiqah harga terjangkau

Kambing untuk aqiqah harga terjangkau dan berkualitas. Tak dipungkiri lagi, Solehaqiqah menyediakan kambing untuk aqiqah dengan harga yang murah. Biasa kami menjualnya Rp 40.000 perkilonya dengan ditimbang berat hidupnya. Anda juga bisa sekalian memotongnya di tempat pemotongan kami.

Tak berhenti disitu saja, Solehaqiqah siap mengolahnya dengan berbagai menu pilihan. Apa saja menunya?, Ada menu sate, gulai, tengkleng solo, sate buntel dan tongseng. Selanjutnya, siap mengantar secara gratis kerumah Anda. Berbagai fitur A sampai Z tentang ibadah aqiqah tersedia di tempak kami, Solehaqiqah.

Urusan harga kambing untuk aqiqah ditanggung yang termurah. Berikut kami lampirkan 5 paket kambing aqiqah plus masaknya hingga pengiriman kerumah anda secara gratis. Tabel dibawah ini berlaku untuk seekor kambing, baik kambing jantan maupun betina sesuai permintaan Anda.

Kambing untuk aqiqah si buah hati

Kambing dikandang kami biasa berasal dari petani sekitar jawa tengah. Kualitas kambing kacang atau jawa bisa dikatakan yang terbaik dibanding dengan jenis lainnya. Terutama pada rasa dan aroma, karena masih memakai pakan alami berupa rumput atau daun hijauan.

Kambing untuk aqiqah biasa kami dokumentasikan bagi konsumen aqiqah. Bisa berupa foto atau video proses penyembelihannya, ini kami lakukan bila Anda tidak ikut dalam proses pemotongan kambing. Bagi yang berada di solo dan sekitarnya, langsung ikut menyembelih juga ada dalam layanan kami.

Paket aqiqah diatas yang paling familiar atau populer adalah yang ketiga. Dengan harga senilai Rp 1.350.000, dikirim kerumah Anda berupa 60 porsi sate, 70 porsi gulai dan 40 porsi tengkleng. Untuk menu sate perporsinya berisi tiga tusuk sate ukuran sedang. Untuk gulai dan tengkleng bisa pula dibikin tongseng.

Untuk mendukung kemudahan layanan akiqoh kami, disetiap paket kami memberikan sertifikat aqiqoh yang berguna memberitahukan bahwa si buah hati sudah melaksanakan ibadah aqiqah. Kelak ketika sibuah hati sudah tumbuh dewasa, sertifikat akikah sebagai bukti kalau anak sudah diaqiqahi. Ada pula tambahan berupa ucapan doa aqiqah untuk sibuah hati, setiap paket biasa ada 50 sampai 100 lembar profil doa si buah hati.

Sebagai layanan aqiqah yang berdedikasi, Solehaqiqah berusaha untuk memberikan layanan terbaik di seluruh kota jawatengah. Kemudahan lain yang kami miliki adalah mudah dalam sistem pembayaran. Dengan pembayaran COD ( cash On Delivery ) yaitu Anda membayar paket aqiqah setelah paket akikoh terkirim ketempat Anda. Sehingga anda tidak perlu ragu atau khawatir, karena setelah anda menerima pesanan anda baru dibayar.

Melalui perusahaan layanan aqiqoh solehaqiqah, semoga sang buah hati bisa tumbuh cerdas dan bisa menjadi anak yang soleh serta berbakti kepada orang tua, agama dan bangsa… Amin.

Amatlah mudah dan sederhana cara untuk memesan paket layanan Aqiqah di Solehaqiqah
Untuk informasi atau pemesananya dengan menghubungi :

0822 6565 2222 ( Pak Mudzakir )
Layanan aqiqoh 24 Jam

Jual kambing murah untuk aqiqah dan qurban

Jual kambing murah untuk aqiqah dan qurban kualitas terbaik. Untuk aqiqah Rp 40.000 sekilonya dan 50.000 perkilo untuk qurban ditimbang berat hidupnya perekor. Anda sekalian bisa memilih sesuai dengan keinginan dan selera. Selain itu, ada pula untuk bibit ternak kambing yang terdiri dari jenis kambing kacang dan domba gembel.

Jual kambing murah untuk aqiqah dan

Jual kambing murah lengkap

Jual kambing murah lengkap dengan berbagai variasi dan jenisnya. Berbagai variasi meliputi untuk aqiqah, qurban dan bibit atau anakan. Ukuran untuk aqiqah berat berkisar 12 hingga 30 kg perekornya. Sedangkan untuk hewan kurban berkisar antara 20 sampai 40 kilogram untuk satu ekornya. Bagi Anda yang ingin penggemukan, ada pula anakan atau bibit kambing dan gembel dengan berat 8 kg sampai dengan 15 kg.

Kambing merupakan salah satu ternak yang paling banyak dipelihara oleh petani atau peternak di Indonesia. Permintaan akan ketersediaan kambing yang selalu meningkat setiap tahun, hal itu bisa dibuktikan dari meningkatnya konsumsi berbagai olahan makanan dari daging kambing seperti sate, gulai, tengkleng dan masih banyak lagi. Sehingga kebutuhan akan persediaan barangnya pun bertambah pula. Apalagi ternak kambing tidaklah sulit seperti ternak hewan yang lainnya. Untuk itu bisa menjadi alternatif usaha ternak Anda. Kali ini kami akan berbagi bagaimana cara sukses usaha beternak kambing agar sehat dan gemuk.

Budidaya kambing adalah simpel, apalagi tersedianya sumber makanan yang melimpah disekitar kita. Daun hijauan dari berbagai jenis tanaman bisa Anda manfaatkan sebagai pakan kambing, namun Anda juga harus memperhatikan jenis daun apa saja yang menjadi makanan kesukaan kambing. Menurut pengalaman kami jenis tanaman yang menjadi makanan favorit kambing adalah lamtoro, nangka dan tanaman jenis rumput sebagai misal rumput kolonjono. Terkhusus untuk kolonjono, Anda bisa budidaya dengan cukup menyediakan lahan plus bibit rumput kolonjono. Dengan tehnik menanam stek ( cukup di tancapkan dalam tanah ), Anda sudah bisa mengambil hasilnya secara berkelanjutan.

Jual kambing murah untuk aqiqah dan qurban

Berikut kami beri sedikit tips dalam membuat pakan yang ideal. Dalam pemberianya untuk ternak kambing sebaiknya bervariasi untuk setiap harinya. Ini dilakukan supaya kambing lebih merasa nyaman atau kerasan, sehingga cepat tumbuh besar. Untuk bahan dasar dari pakan alternatif ini bisa anda dapatkan disekitar Anda.

Komposisi Bahan Pakan dan Proses Pembuatan Pakan ternak.

– Siapkan makanan serat seperti gedebog pisang, rumput atau kolonjono yang sudah dicacah seukuran 3 – 5 cm. Dengan berat berkisar 250 kg hingga 300kg. Anda bisa memilih satu ada ketiganya sesuai dengan bahan yang tersedia dilinngkungan terdekat Anda.

– Siapkanlah pakan karbohidrat. Pakan karbohidrat bisa terdiri dari dedak yang halus, ampas tela, bekatul dan lain-lain. Anda bisa memilih sendiri sesuai kebutuhan atau bahan terdekat Anda. Untuk beratnya 20 kg.

– Siapkan sumber protein. Sumber protein bisa berupa kulit kedelai, Ampas tahu atau pollar. Untuk berat berkisar antara 50 kg sampai 60 kg.

– Siapkan air kira – kira 70 liter. Usahkan air bersih yang terhindar dari kuman. Bisa berasal dari air pam atau air sumur yang ada didekat Anda.

– Sediakan Garam sebanyak kira – kira 1 kilogram. Bisa berupa garam dapur atau garam grasak. Digunakan garam sebagai penetralisir isi perut kambing. Bisa juga membunuh kuman atau bakteri yang ada dalam kambing.

– Tetes tebu atau molase sebanyak 3 liter. Molase digunakan sebagai mempercepat reaksi pembusukan serat. Bisa juga sebagai sumber tenaga untuk penghancuran serat.

– Em4, biofit, soc atau bakteri starter 5 sampai 10 tutup botol. EM4 merupakan bakteri fermentasi bahan organik untuk menyehatkan ternak. Terbuat dari hasil seleksi alami mikroorganisme fermentasi yang dikemas dalam medium cair.

Proses pembuatannya amatlah sederhana. Siapkan gedebog pisang atau kolonjono yang dicacah. Campurkan dengan sumber protein dan karbohidrat yang sebelumnya sudah diaduk merata. Selanjutnya campurkan tetes tebu, garam dan 10 tutup biofit aduk hingga tercampur homogen.

Setelah kedua adonan jadi, taburkan air campuran atara tetes tebu, garam dan biofit kedalam campuran protein karbohidrat dan rumput. Usahakan dibolak – balik hingga merata. Biar benar – benar meresap airnya kedalam bahan secara merata.

Selanjutnya, masukkan dalam tong atau wadah. Tutup rapat karena ini proses an aerob. Proses fermentasi selama 3 – 5 hari. Setelah itu bisa dipakai untuk pakan dan tahan dalam 1 bulan lebih.

Demikian tips beternak kambing yang mudah. Tentunya ada banyak cara beternak domba dan kambing lainnya yang menarik untuk dijalani. Berbagai tenik ternak kambing terdapat banyak disekitar kita. Terutama belajar dari petani dan peternak yang sudah berpengalaman akan lebih efektif dan efisien.

Kami sendiri, UD Soleh melayani jual kambing murah untuk berbagai tujuan. Untuk wacana kali ini, jual kambing murah kami khususkan untuk aqiqah. Ruang lingkup layanan aqiqah dari kami meliputi seluruh aspek yang tersedia. Dimulai dari jual kambing murah hewan aqiqah, proses dan pemotongannya yang syar’i hingga pengiriman kelokasi Anda.

Sedikit tulisan dengan banyak harapan dari kami semoga bisa berkontribusi dalam dunia perkambingan Nusantara. Jual kambing murah dari UD Soleh dengan berbagai varian dan jenisnya. Barokallohufiik.

Untuk pemesanan atau pembelian jual kambing murah bisa sms ke :

0822 6565 2222 Pak Mudzakir

Ketentuan Aqiqah sesuai yang disyariatkan

Ketentuan Aqiqah sesuai yang disyariatkan dalam islam. Ketika hadirnya si buah hati, para orangtua pastinya disambut dengan rasa gembira. Ibadah aqiqah merupakan sarana untuk mengungkapkan rasa syukur dan bahagia yang sesuai dengan syariat Islam.

Satu pahala ketika hadirnya anak anda dengan sebuah niat aqiqah. Selanjutnya dilaksanakan dengan ketentuan aqiqah yang benar merupakan tambahan pahala ketika terlaksana. Banyak pertanyaan yang datang kepada kami tentang ketentuan aqiqah dalam pelaksanaannya. Mulai dari jenis kambing, umurnya hingga menu masakan boleh dimakan oleh yang melaksanakan aqiqah atau tidak.

Berikut kami nukilkan tulisan tentang ketentuan aqiqah. Tulisan ini mengungkap seluk beluk sekitar aqiqah dengan lengkap. Terlepas dari golongan – golongan yang ada dimasyarakat pada umumnya, tulisan berikut kami ambil dari ‘ ahkamul aqiqah ‘ yang berisi tentang pendapat ulama – ulama terdahulu.

Ketentuan Aqiqah sesuai yang disyariatkan  456

Ketentuan Aqiqah lengkap dari arti hingga tatacaranya

( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).

A. PENGERTIAN AQIQAH
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitabnya “Tuhfatul Maudud” hal.25-26, mengatakan bahwa : Imam Jauhari berkata : Aqiqah ialah “Menyembelih hewan pada hari ketujuhnya dan mencukur rambutnya.” Selanjutnya Ibnu Qayyim rahimahullah berkata :

“Dari penjelasan ini jelaslah bahwa aqiqah itu disebut demikian karena mengandung dua unsur diatas dan ini lebih utama.”

Imam Ahmad rahimahullah dan jumhur ulama berpendapat bahwa apabila ditinjau dari segi syar’i maka yang dimaksud dengan aqiqah adalah makna berkurban atau menyembelih (An-Nasikah).

B. DALIL-DALIL SYAR’I TENTANG KETENTUAN AQIQAH
Hadist No.1 :
Dari Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy, dia berkata : Rasulullah bersabda : “Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.” [Shahih Hadits Riwayat Bukhari (5472), untuk lebih lengkapnya lihat Fathul Bari (9/590-592), dan Irwaul Ghalil (1171), Syaikh Albani]

Makna menghilangkan gangguan adalah mencukur rambut bayi atau menghilangkan semua gangguan yang ada [Fathul Bari (9/593) dan Nailul Authar (5/35), Cetakan Darul Kutub Al-‘Ilmiyah, pent]

Hadist No.2 :
Dari Samurah bin Jundab dia berkata : Rasulullah bersabda : “Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.” [Shahih, Hadits Riwayat Abu Dawud 2838, Tirmidzi 1552, Nasa’I 7/166, Ibnu Majah 3165, Ahmad 5/7-8, 17-18, 22, Ad Darimi 2/81, dan lain-lainnya]

Hadist No.3 :
Dari Aisyah dia berkata : Rasulullah bersabda : “Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing.” [Shahih, Hadits Riwayat Ahmad (2/31, 158, 251), Tirmidzi (1513), Ibnu Majah (3163), dengan sanad hasan]

Hadist No.4 :
Dari Ibnu Abbas bahwasannya Rasulullah bersabda : “Menaqiqahi Hasan dan Husain dengan satu kambing dan satu kambing.” [HR Abu Dawud (2841) Ibnu Jarud dalam kitab al-Muntaqa (912) Thabrani (11/316) dengan sanadnya shahih sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Daqiqiel ‘Ied]

Hadist No.5 :
Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah bersabda : “Barangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih (kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing.” [Sanadnya Hasan, Hadits Riwayat Abu Dawud (2843), Nasa’I (7/162-163), Ahmad (2286, 3176) dan Abdur Razaq (4/330), dan shahihkan oleh al-Hakim (4/238)]

Hadist No.6 :
Dari Fatimah binti Muhammad ketika melahirkan Hasan, dia berkata : Rasulullah bersabda : “Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.” [Sanadnya Hasan, Hadits iwayat Ahmad (6/390), Thabrani dalam “Mu’jamul Kabir” 1/121/2, dan al-Baihaqi (9/304) dari Syuraiq dari Abdillah bin Muhammad bin Uqoil]

Dari dalil-dalil yang diterangkan di atas maka dapat diambil hukum-hukum mengenai seputar aqiqah dan hal ini dicontohkan oleh Rasulullah para sahabat serta para ulama salafus sholih.

C. HUKUM-HUKUM SEPUTAR KETENTUAN AQIQAH. ( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).

HUKUM AQIQAH SUNNAH
Al-Allamah Imam Asy-Syaukhani rahimahullah berkata dalam Nailul Authar (6/213) : “Jumhur ulama berdalil atas sunnahnya aqiqah dengan hadist Nabi : “….berdasarkan hadist no.5 dari ‘Amir bin Syu’aib.”

BANTAHAN TERHADAP ORANG YANG MENGINGKARI DAN MEMBID’AHKAN AQIQAH.
Ibnul Mundzir rahimahullah membantah mereka dengan mengatakan bahwa : “Orang-orang ‘Aqlaniyyun (orang-orang yang mengukur kebenaran dengan akalnya, saat ini seperti sekelompok orang yang menamakan sebagai kaum Islam Liberal, pen) mengingkari sunnahnya aqiqah, pendapat mereka ini jelas menyimpang jauh dari hadist-hadist yang tsabit (shahih) dari Rasulullah karena berdalih dengan hujjah yang lebih lemah dari sarang laba-laba.” [Sebagaimana dinukil oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitabnya “Tuhfatul Maudud” hal.20, dan Ibnu Hajar al-Asqalani dalam “Fathul Bari” (9/588)].

WAKTU AQIQAH PADA HARI KETUJUH.
Berdasarkan hadist no.2 dari Samurah bin Jundab. Para ulama berpendapat dan sepakat bahwa waktu aqiqah yang paling utama adalah hari ketujuh dari hari kelahirannya. Namun mereka berselisih pendapat tentang bolehnya melaksanakan aqiqah sebelum hari ketujuh atau sesudahnya. Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah berkata dalam kitabnya “Fathul Bari” (9/594) :

“Sabda Rasulullah pada perkataan ‘pada hari ketujuh kelahirannya’ (hadist no.2), ini sebagai dalil bagi orang yang berpendapat bahwa waktu aqiqah itu adanya pada hari ketujuh dan orang yang melaksanakannya sebelum hari ketujuh berarti tidak melaksanakan aqiqah tepat pada waktunya. bahwasannya syariat aqiqah akan gugur setelah lewat hari ketujuh. Dan ini merupakan pendapat Imam Malik. Beliau berkata : “Kalau bayi itu meninggal sebelum hari ketujuh maka gugurlah sunnah aqiqah bagi kedua orang tuanya.”

Sebagian membolehkan melaksanakannya sebelum hari ketujuh. Pendapat ini dinukil dari Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitabnya “Tuhfatul Maudud” hal.35. Sebagian lagi berpendapat boleh dilaksanakan setelah hari ketujuh. Pendapat ini dinukil dari Ibnu Hazm dalam kitabnya “al-Muhalla” 7/527.

Sebagian ulama lainnya membatasi waktu pada hari ketujuh dari hari kelahirannya. Jika tidak bisa melaksanakannya pada hari ketujuh maka boleh pada hari ke-14, jika tidak bisa boleh dikerjakan pada hari ke-21. Berdalil dari riwayat Thabrani dalm kitab “As-Shagir” (1/256) dari Ismail bin Muslim dari Qatadah dari Abdullah bin Buraidah :

“Kurban untuk pelaksanaan aqiqah, dilaksanakan pada hari ketujuh atau hari ke-14 atau hari ke-21.” [Penulis berkata : “Dia (Ismail) seorang rawi yang lemah karena jelek hafalannya, seperti dikatakan oleh al-Hafidz Ibnu Hajar dalam ‘Fathul Bari’ (9/594).” Dan dijelaskan pula tentang kedhaifannya bahkan hadist ini mungkar dan mudraj]

BERSEDEKAH DENGAN PERAK SEBERAT TIMBANGAN RAMBUT. ( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).
Syaikh Ibrahim bin Muhammad bin Salim bin Dhoyyan berkata : “Dan disunnahkan mencukur rambut bayi, bersedekah dengan perak seberat timbangan rambutnya dan diberi nama pada hari ketujuhnya. Masih ada ulama yang menerangkan tentang sunnahnya amalan tersebut (bersedekah dengan perak), seperti : al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani, Imam Ahmad, dan lain-lain.”

Adapun hadist tentang perintah untuk bersedekah dengan emas, ini adalah hadit dhoif.

TIDAK ADA TUNTUNAN BAGI ORANG DEWASA UNTUK AQIQAH ATAS NAMA DIRINYA SENDIRI
Sebagian ulama mengatakan : “Seseorang yang tidak diaqiqahi pada masa kecilnya maka boleh melakukannya sendiri ketika sudah dewasa”. Mungkin mereka berpegang dengan hadist Anas yang berbunyi : “Rasulullah mengaqiqahi dirinya sendiri setelah beliau diangkat sebagai nabi.” [Dhaif mungkar, Hadits Riwayat Abdur Razaq (4/326) dan Abu Syaikh dari jalan Qatadah dari Anas].

Sebenarnya mereka tidak punya hujjah sama sekali karena hadistnya dhaif dan mungkar. Telah dijelaskan pula bahwa nasikah atau aqiqah hanya pada satu waktu (tidak ada waktu lain) yaitu pada hari ketujuh dari hari kelahirannya. Tidak diragukan lagi bahwa ketentuan waktu aqiqah ini mencakup orang dewasa maupun anak kecil.

AQIQAH UNTUK ANAK LAKI-LAKI DUA KAMBING DAN PEREMPUAN SATU KAMBING. ( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).
Berdasarkan hadist no.3 dan no.5 dari Aisyah dan ‘Amr bin Syu’aib. “Setelah menyebutkan dua hadist diatas, al-Hafidz Ibnu Hajar berkata dalam “Fathul Bari” (9/592) : “Semua hadist yang semakna dengan ini menjadi hujjah bagi jumhur ulama dalam membedakan antara bayi laki-laki dan bayi perempuan dalam masalah aqiqah.”

Imam Ash-Shan’ani rahimahullah dalam kitabnya “Subulus Salam” (4/1427) mengomentari hadist Aisyah tersebut diatas dengan perkataannya : “Hadist ini menunjukkan bahwa jumlah kambing yang disembelih untuk bayi perempuan ialah setengah dari bayi laki-laki.”

Al-‘Allamah Shiddiq Hasan Khan rahimahullah dalam kitabnya “Raudhatun Nadiyyah” (2/26) berkata : “Telah menjadi ijma’ ulama bahwa aqiqah untuk bayi perempuan adalah satu kambing.”

Penulis berkata : “Ketetapan ini (bayi laki-laki dua kambing dan perempuan satu kambing) tidak diragukan lagi kebenarannya.”

BOLEH AQIQAH BAYI LAKI-LAKI DENGAN SATU KAMBING
Berdasarkan hadist no. 4 dari Ibnu Abbas. Sebagian ulama berpendapat boleh mengaqiqahi bayi laki-laki dengan satu kambing yang dinukil dari perkataan Abdullah bin ‘Umar, ‘Urwah bin Zubair, Imam Malik dan lain-lain mereka semua berdalil dengan hadist Ibnu Abbas diatas.

Tetapi al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahulloh berkata dalam kitabnya “Fathul Bari” (9/592) : “…..meskipun hadist riwayat Ibnu Abbas itu tsabit (shahih), tidaklah menafikan hadist mutawatir yang menentukan dua kambing untuk bayi laki-laki. Maksud hadist itu hanyalah untuk menunjukkan bolehnya mengaqiqahi bayi laki-laki dengan satu kambing….”

Sunnah ini hanya berlaku untuk orang yang tidak mampu melaksanakan aqiqah dengan dua kambing. Jika dia mampu maka sunnah yang shahih adalah laki-laki dengan dua kambing.

D. AQIQAH DENGAN KAMBING TIDAK SAH AQIQAH KECUALI DENGAN KAMBING. ( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).
Telah lewat beberapa hadist yang menerangkan keharusan menyembelih dua ekor kambing untuk laki-laki dan satu ekor kambing untuk perempuan. Ini menandakan keharusan untuk aqiqah dengan kambing.

Dalam “Fathul Bari” (9/593) al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah menerangkan : “Para ulama mengambil dalil dari penyebutan syaatun dan kabsyun (kibas, anak domba yang telah muncul gigi gerahamnya) untuk menentukan kambing buat aqiqah.” Menurut beliau : “Tidak sah aqiqah seseorang yang menyembelih selain kambing”.

Sebagian ulama berpendapat dibolehkannya aqiqah dengan unta, sapi, dan lain-lain. Tetapi pendapat ini lemah karena :

1. Hadist-hadist shahih yang menunjukkan keharusan aqiqah dengan kambing semuanya shahih, sebagaimana pembahasan sebelumnya.
2. Hadist-hadist yang mendukung pendapat dibolehkannya aqiqah dengan selain kambing adalah hadist yang talif saqith alias dha’if.

PERSYARATAN KAMBING AQIQAH TIDAK SAMA DENGAN KAMBING KURBAN [IDUL ADHA]. ( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).
Penulis mengambil hujjah ini berdasarkan pendapat dari Imam As-Shan’ani, Imam Syaukani, dan Iman Ibnu Hazm bahwa kambing aqiqah tidak disyaratkan harus mencapai umur tertentu atau harus tidak cacat sebagaimana kambing Idul Adha, meskipun yang lebih utama adalah yang tidak cacat.

Imam As-Shan’ani dalam kitabnya “Subulus Salam” (4/1428) berkata : “Pada lafadz syaatun (dalam hadist sebelumnya) menunjukkan persyaratan kambing untuk aqiqah tidak sama dengan hewan kurban. Adapun orang yang menyamakan persyaratannya, mereka hanya berdalil dengan qiyas.”

Imam Syaukhani dalam kitabnya “Nailul Authar” (6/220) berkata : “Sudah jelas bahwa konsekuensi qiyas semacam ini akan menimbulkan suatu hukum bahwa semua penyembelihan hukumnya sunnah, sedang sunnah adalah salah satu bentuk ibadah. Dan saya tidak pernah mendengar seorangpun mengatakan samanya persyaratan antara hewan kurban (Idul Adha) dengan pesta-pesta (sembelihan) lainnya. Oleh karena itu, jelaslah bagi kita bahwa tidak ada satupun ulama yang berpendapat dengan qiyas ini sehingga ini merupakan qiyas yang bathil.”

Imam Ibnu Hazm dalam kitabnya “Al-Muhalla” (7/523) berkata : “Orang yang melaksanakan aqiqah dengan kambing yang cacat, tetap sah aqiqahnya sekalipun cacatnya termasuk kategori yang dibolehkan dalam kurban Idul Adha ataupun yang tidak dibolehkan. Namun lebih baik (afdhol) kalau kambing itu bebas dari catat.”

BACAAN KETIKA MENYEMBELIH KAMBING. ( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).
Firman Allah Ta’ala : “Maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu dan sebutlah nama Allah…” [Al-Maidah : 4]

Firman Allah Ta’ala : “Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya, sesungguhnya perbuatan semacam itu adalah suatu kefasikan.” [Al-An’am : 121]

Adapun petunjuk Nabi tentang tasmiyah (membaca bismillah) sedah masyhur dan telah kita ketahui bersama (lihat Irwaul Ghalil 2529-2536-2545-2551, karya Syaikh Al-Albani). Oleh karena itu, doa tersebut juga diucapkan ketika meyembelih hewan untuk aqiqah karena merupakan salah satu jenis kurban yang disyariatkan oleh Islam. Maka orang yang menyembelih itu biasa mengucapkan : “Bismillahi wa Allahu Akbar”.

MENGUSAP DARAH SEMBELIHAN AQIQAH DI ATAS KEPALA BAYI MERUPAKAN PERBUATAN BID’AH DAN JAHILIYAH. ( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).
“Dari Aisyah berkata : Dahulu ahlul kitab pada masa jahiliyah, apabila mau mengaqiqahi bayinya, mereka mencelupkan kapas pada darah sembelihan hewan aqiqah. Setelah mencukur rambut bayi tersebut, mereka mengusapkan kapas tersebut pada kepalanya ! Maka Rasulullah bersabda : “Jadikanlah (gantikanlah) darah dengan khuluqun (sejenis minyak wangi).” [Shahih, diriwayatkan oleh Ibnu Hibban (5284), Abu Dawud (2743), dan disahihkan oleh Hakim (2/438)]

Al-‘Allamah Syaikh Al-Albani dalam kitabnya “Irwaul Ghalil” (4/388) berkata : “Mengusap kepala bayi dengan darah sembelihan aqiqah termasuk kebiasaan orang-orang jahiliyah yang telah dihapus oleh Islam.”

Al-‘Allamah Imam Syukhani dala, kitabnya “Nailul Aithar” (6/214) menyatakan : “Jumhur ulama memakruhkan (membenci) at-tadmiyah (mengusap kepala bayi dengan darah sembelihan aqiqah)..”

Sedangkan pendapat yang membolehkan dengan hujjah dari Ibnu Abbas bahwasannya dia berkata : “Tujuh perkara yang termasuk amalan sunnah terhadap anak kecil….dan diusap dengan darah sembelihan aqiqah.” [Hadits Riwayat Thabrani], maka ini merupakan hujjah yang dhaif dan mungkar.

BOLEH MENGHANCURKAN TULANGNYA [DAGING SEMBELIHAN AQIQAH] SEBAGAIMANA SEMBELIHAN LAINNYA.( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).
Inilah kesepekatan para ulama, yakni boleh menghancurkan tulangnya, seperti ditegaskan Imam Malik dalam “Al-Muwaththa” (2/502), karena tidak adanya dalil yang melarang maupun yang menunjukkan makruhnya. Sedang menghancurkan tulang sembelihan sudah menjadi kebiasan disamping ada kebaikannya juga, yaitu bisa diambil manfaat dari sumsum tersebut untuk dimakan.

Adapun pendapat yang menyelisihinya berdalil dengan hadist yang dhaif, diantaranya adalah:

1. Bahwasannya Rasulullah bersabda : “Janganlah kalian menghancurkan tulang sembelihannya.” [Hadist Dhaif, karena mursal terputus sanadnya, Hadits Riwayat Baihaqi (9/304)]
2. Dari Aisyah dia berkata : “….termasuk sunnah aqiqah yaitu tidak menghancurkan tulang sembelihannya….” [Hadist Dhaif, mungkar dan mudraj, Hadits Riwayat. Hakim (4/283]

Kedua hadist diatas tidak boleh dijadikan dalil karena keduanya tidak shahih. [lihat kitab “Al-Muhalla” oleh Ibnu Hazm (7/528-529)].

DISUNNAHKAN MEMASAK DAGING SEMBELIHAN AQIQAH DAN TIDAK MEMBERIKANNYA DALAM KEADAAN MENTAH. ( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).
Imam Ibnu Qayyim rahimahullah dalam kitabnya “Tuhfathul Maudud” hal.43-44, berkata : “Memasak daging aqiqah termasuk sunnah. Yang demikian itu, karena jika dagingnya sudah dimasak maka orang-orang miskin dan tetangga (yang mendapat bagian) tidak merasa repot lagi. Dan ini akan menambah kebaikan dan rasa syukur terhadap nikmat tersebut. Para tetangga, anak-anak dan orang-orang miskin dapat menyantapnya dengan gembira. Sebab orang yang diberi daging yang sudah masak, siap makan, dan enak rasanya, tentu rasa gembiranya lebih dibanding jika daging mentah yang masih membutuhkan tenaga lagi untuk memasaknya….Dan pada umumnya, makanan syukuran (dibuat dalam rangka untuk menunjukkan rasa syukur) dimasak dahulu sebelum diberikan atau dihidangkan kepada orang lain.”

TIDAK SAH AQIQAH SESEORANG KALAU DAGING SEMBELIHANNYA DIJUAL. ( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).
Imam Ibnu Qayyim rahimahullah dalam kitabnya “Tuhfathul Maudud” hal.51-52, berkata : “Aqiqah merupakan salah satu bentuk ibadah (taqarrub) kepada Allah Ta’ala. Barangsiapa menjual daging sembelihannya sedikit saja maka pada hakekatnya sama saja tidak melaksanakannya. Sebab hal itu akan mengurangi inti penyembelihannya. Dan atas dasar itulah, maka aqiqahnya tidak lagi sesuai dengan tuntunan syariat secara penuh sehingga aqiqahnya tidak sah. Demikian pula jika harga dari penjualan itu digunakan untuk upah penyembelihannya atau upah mengulitinya” [lihat pula “Al-Muwaththa” (2/502) oleh Imam Malik].

ORANG YANG AQIQAH BOLEH MEMAKAN, BERSEDEKAH, MEMBERI MAKAN, DAN MENGHADIAHKAN DAGING SEMBELIHANNYA, TETAPI YANG LEBIH UTAMA JIKA SEMUA DIAMALKAN. ( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).
Imam Ibnu Qayyim rahimahullah dalam kitabnya “Tuhfathul Maudud” hal.48-49, berkata : “Karena tidak ada dalil dari Rasulullah tentang cara penggunaan atau pembagian dagingnya maka kita kembali ke hukum asal, yaitu seseorang yang melaksanakan aqiqah boleh memakannya, memberi makan dengannya, bersedekah dengannya kepada orang fakir miskin atau menghadiahkannya kepada teman-teman atau karib kerabat. Akan tetapi lebih utama kalau diamalkan semuanya, karena dengan demikian akan membuat senang teman-temannya yang ikut menikmati daging tersebut, berbuat baik kepada fakir miskin, dan akan memuat saling cinta antar sesama teman. Kita memohon taufiq dan kebenaran kepada Allah Ta’ala”. [lihat pula “Al-Muwaththa” (2/502) oleh Imam Malik].

JIKA AQIQAH BERTETAPAN DENGAN IDUL QURBAN, MAKA TIDAK SAH KALAU MENGERJAKAN SALAH SATUNYA [SATU AMALAN DUA NIAT]
Penulis berkata : “Dalam masalah ini pendapat yang benar adalah tidak sah menggabungkan niat aqiqah dengan kurban, kedua-duanya harus dikerjakan. Sebab aqiqah dan adhiyah (kurban) adalah bentuk ibadah yang tidak sama jika ditinjau dari segi bentuknya dan tidak ada dalil yang menjelaskan sahnya mengerjakan salah satunya dengan niat dua amalan sekaligus. Sedangkan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasulullah dan Allah Ta’ala tidak pernah lupa.”

TIDAK SAH AQIQAH SESEORANG YANG BERSEDEKAH DENGAN HARGA DAGING SEMBELIHANNYA SEKALIPUN LEBIH BANYAK. ( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).
Al-Khallah pernah berkata dalam kitabnya : “Bab Maa yustahabbu minal aqiqah wa fadhliha ‘ala ash-shadaqah” : “ Kami diberitahu Sulaiman bin Asy’ats, dia berkata Saya mendengar Ahmad bin Hambal pernah ditanya tentang aqiqah : “Mana yang kamu senangi, daging aqiqahnya atau memberikan harganya kepada orang lain (yakni aqiqah kambing diganti dengan uang yang disedekahkan seharga dagingnya) ? Beliau menjawab : “Daging aqiqahnya.” [Dinukil dari Ibnul Qayyim dalam “Tuhfathul Maudud” hal.35 dari Al-Khallal]

Penulis berkata : “Karena tidak ada dalil yang menunjukkan bolehnya bershadaqah dengan harga (daging sembelihan aqiqah) sekalipun lebih banyak, maka aqiqah seseorang tidak sah jika bershadaqah dengan harganya dan ini termasuk perbuatan bid’ah yang mungkar ! Dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad .”

ADAB MENGHADIRI JAMUAN AQIQAH. ( Ketentuan aqiqah yang syar’i ).
Diantara bid’ah yang sering dikerjakan khususnya oleh ahlu ilmu adalah memberikan ceramah yang berkaitan dengan hukum aqiqah dan adab-adabnya serta yang berkaitan dengan masalah kelahiran ketika berkumpulnya orang banyak (undangan) di acara aqiqahan pada hari ketujuh.

Jadi saat undangan pada berkumpul di acara aqiqahan, mereka membuat suatu acara yang berisi ceramah, rangkaian do’a-do’a, dan bentuk-bentuk seperti ibadah lainnya, yang mereka meyakini bahwa semuanya termasuk dari amalan yang baik, padahal tidak lain hal itu adalah bid’ah, pent.

Perbuatan semacam itu tidak pernah dicontohkan dalam sunnah yang shahih bahkan dalam dhaif sekalipun !! Dan tidak pernah pula dikerjakan oleh Salafush Shalih rahimahumullah. Seandainya perbuatan ini baik niscaya mereka sudah terlebih dahulu mengamalkannya daripada kita. Dan ini termasuk dalam hal bid’ah-bid’ah lainnya yang sering dikerjakan oleh sebagian masyarakat kita dan telah masuk sampai ke depan pintu rumah-rumah kita, pent !!

Sedangkan yang disyariatkan disini adalah bahwa berkumpulnya kita di dalam acara aqiqahan hanyalah untuk menampakkan kesenangan serta menyambut kelahiran bayi dan bukan untuk rangkaian ibadah lainnya yang dibuat-buat.

Sedang sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad . Semua kabaikan itu adalah dengan mengikuti Salaf dan semua kejelekan ada pada bid’ahnya Khalaf.

Wallahul Musta’an wa alaihi at-tiklaan.

[Disalin dan diringkas kembali dari kitab “Ahkamul Aqiqah” karya Abu Muhammad ‘Ishom bin Mar’i, terbitan Maktabah as-Shahabah, Jeddah, Saudi Arabia, dan diterjemahkan oleh Mustofa Mahmud Adam al-Bustoni, dengan judul “Aqiqah” terbitan Titian Ilahi Press, Yogjakarta, 1997]

Demikian penjelasan kami tentang ketentuan aqiqah mudah, berbudaya dan Syar’i dari solehaqiqah. Semoga dengan tulisan ketentuan aqiqah ini bisa menambah wawasan Anda.

Barokallohufiyk…

Alamat Layanan aqiqah solo : Sumber Nayu 03/12,Kadipiro, Banjarsari, Solo. 57136. Melayani aqiqah di kota solo, sragen, boyolali, karanganyar, klaten, wonogiri hingga sukoharjo. Untuk wilayah jawatimur diantaranya ngawi, magetan dan madiun.

Alamat Layanan aqiqah semarang : Di Jalan Mawar 2 Nomer 135 ,Sendang Mulyo, Tembalang ,Semarang. Melayani kota seperti salatiga, purwodadi, grobogan dan semarang. Untuk daerah yang lebih luas seperti pati, blora, demak dan kendal.

Alamat Layanan aqiqah Jogja : Mandungan 1 rt2 rw 24 margoluwih,kecamatan seyegan, sleman,Yogyakarta. kode pos 55561. Meliputi layanan sleman, aqiqah gunungkidul dan bantul. Bisa juga mengirim ke kota kulonprogo dan semuanya gratis biaya pengiriman.

Ketentuan Aqiqah sesuai yang disyariatkan

Untuk informasi ketentuan aqiqah dan pemesanan aqiqah hubungi :

0822 6565 2222 Pak Mudzakir
Layanan aqiqah 24 jam