Category Archives: Ibu Hamil

Pantangan ibu hamil lengkap Jasmani dan Rohani!

Pantangan ibu hamil perlu diketahui untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan atau  dampak yang tidak baik bagi ibu dan janin. Pantangan ibu hamil bisa berupa makanan tertentu atau kebiasaan-kebiasaan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan janin.

Pantangan ibu hamil lengkap Jasmani dan Rohani!

Ibu pasti ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati secara jasmani maupun rohani. Berikut pantangan-pantangan yang harus di hindari oleh ibu selama kehamilan.

Nah kita akan bahas secara Jasmaniah dan Rohaniah, yuk mulai!
Batik fabric for quilting

Pantangan Jasmaniah

jasmaniah adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan jasmani; mengenai tubuh atau badan. Jadi di sini kita akan bahas tentang pantangan ibu hamil yang membahaya tubuh ibu dan janin. Dilansir dari alodokter dan beberapa artikel berikut pantangan jasmaniah :

1. Merokok

Merokok saat hamil dapat membuat bayi Anda nantinya terlahir dengan berat badan yang rendah. Kondisi itu tidak baik bagi bayi karena dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan Si Kecil, seperti infeksi dan masalah tumbuh kembang. Pantangan ibu hamil yang satu ini juga perlu diberlakukan pada suami yang merokok. Suami harus menjauhkan asap rokok dari istri yang sedang hamil, termasuk asap rokok yang menempel di pakaian.

2. Mengonsumsi Minuman Keras

Mengonsumsi minuman beralkohol saat hamil dapat membuat bayi lahir dengan sindrom alkohol janin. Tanda-tandanya dapat berupa berat badan rendah ketika lahir, mengalami gangguan perilaku, ketidakmampuan belajar, dan hambatan tumbuh kembang.

Jika sebelum hamil Anda merupakan seorang penggemar minuman beralkohol, disarankan untuk menghentikan kebiasaan itu saat sedang mengandung, terutama pada usia kandungan trimester pertama. Pada saat itu, janin sedang mengalami proses pembentukan sistem saraf. Anda mungkin membutuhkan bantuan dokter untuk bisa berhenti. Jangan ragu untuk meminta bantuan orang-orang terdekat atau bantuan medis, agar Anda dapat menghentikan kecanduan minuman beralkohol.

3. Mengonsumsi Makanan dan Minuman Berkafein

Dua cangkir kopi instan atau setara dengan 200 mg kafein per hari merupakan batas maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seorang ibu hamil. Namun, bila Anda meminum jenis brewed coffee, hanya diperbolehkan secangkir dalam sehari. Selain kopi, waspadai juga kandungan kafein di dalam cokelat, minuman berenergi, minuman soda, dan teh.

Dua cangkir kopi instan atau setara dengan 200 mg kafein per hari merupakan batas maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seorang ibu hamil. Namun, bila Anda meminum jenis brewed coffee, hanya diperbolehkan secangkir dalam sehari. Selain kopi, waspadai juga kandungan kafein di dalam cokelat, minuman berenergi, minuman soda, dan teh. Konsumsi kafein berlebihan pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan.

4. Makanan yang Tidak Matang

Telur dan daging yang tidak dimasak hingga matang dapat membuat ibu hamil mengalami penyakit oleh bakteri seperti Listeria, Salmonella, dan E. coli; parasit Toxoplasma; serta keracunan makanan. Selain itu, ibu hamil juga dapat menghadapi kondisi kesehatan serius, yaitu keguguran atau bayi lahir cacat.

5. Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Susu mentah sangat tidak dianjurkan bagi ibu hamil karena belum melalui proses pasteurisasi. Proses tersebut bertujuan menghilangkan bakteri jahat menggunakan suhu panas. Jika Anda ingin mengonsumsi susu atau produk olahan susu, perhatikan pada kemasannya apakah telah melalui proses pasteurisasi atau belum. Susu yang tidak melalui proses pasteurisasi berisiko mengandung bakteri Listeria yang bisa menyebabkan keguguran atau penyakit serius.

6. Kelebihan Berat Badan

Ibu hamil memang berbadan dua, tetapi bukan berarti porsi makan perlu bertambah dua kali lipat. Kelebihan berat badan saat hamil dapat meningkatkan risiko kenaikan tekanan darah, menderita diabetes pada kehamilan (diabetes gestasional), dan meningkatkan risiko obesitas pada anak nantinya. Sebagai patokan, pada trimester kedua, ibu hamil perlu menambahkan 340 kalori per hari, dibandingkan porsi makan sebelum hamil. Sedangkan pada trimester ketiga, ibu hamil perlu menambahkan 450 kalori per hari.

7. Kurang Tidur

Saat hamil, tak sedikit wanita yang mengalami susah tidur, terutama pada trimester ketiga kehamilan. Jika dibiarkan, kurang tidur akan berdampak buruk bagi kehamilan. Penelitian menunjukkan bahwa insomnia atau susah tidur saat hamil berhubungan erat dengan peningkatan risiko terkena hipertensi dan diabetes dalam kehamilan, preeklamsia, dan depresi pasca melahirkan. Untuk menyiasatinya, Ibu hamil dapat rutin berolahraga saat hamil, menetapkan jadwal tidur yang teratur, menciptakan suasana nyaman saat tidur, dan hindari stres.

8. Membersihkan Kotoran Kucing

Kotoran kucing merupakan habitat untuk parasit Toxoplasma gondii yang berbahaya bagi ibu hamil. Gejala infeksi parasit mungkin tidak dirasakan dan disadari pada awalnya, tetapi ibu hamil dapat mengalami keguguran atau melahirkan bayi lahir dalam keadaan meninggal. Selain itu, jika bayi tetap dapat lahir dengan selamat, infeksi parasit ini dapat membuat bayi mengalami kejang atau menderita gangguan mental. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk menghindari binatang peliharaan. Mintalah suami atau anggota keluarga lain untuk merawat kucing kesayangan Anda untuk sementara.

9. Bertahan Mengenakan Bra Biasa

Perubahan hormon setelah kehamilan turut menyebabkan perubahan pada tubuh ibu hamil, termasuk payudara yang menjadi lebih sensitif, bengkak, ataupun nyeri. Payudara biasanya menjadi terasa penuh dan berat, sehingga Anda mungkin memerlukan bra khusus ibu hamil yang lebih kokoh menyangga payudara dan tidak menimbulkan rasa sakit.

Jika selama ini Anda terbiasa dengan bra kawat, beralihlah ke bra tanpa kawat. Kawat pada bra memang dapat membentuk tampilan payudara yang lebih sempurna, namun kawat dapat menghambat aliran darah dan produksi ASI. Bra tanpa kawat akan lebih nyaman digunakan selama kehamilan, karena lebih longgar untuk payudara yang makin membesar.

10. Mengonsumsi makanan haram

Apa yang dimakan oleh ibu juga akan masuk dalam darah jabang bayi. Maka itu, ibu hamil diharuskan menjauhi makanan haram. Tidak hanya ibu hamil saja, tetapi semua umat muslim. Sebab mengonsumsi makanan haram dibenci oleh Allah Ta’ala. Selain itu makanan haram juga mendatangkan pengaruh buruk bagi tubuh.

Dalam Al-Quran, Allah Subhanallahu wa Ta’ala berfirman: “ Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.”(QS. Al- Maidah: 88)

Pantangan Rohaniah

Rohaniah adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan rohani atau jiwa. Jadi di sini kita akan bahas tentang pantangan ibu hamil yang membahaya rohani.

1. Membiarkan Diri Dikuasai oleh Fluktuasi Emosi

Hamil muda, terutama jika merupakan kehamilan pertama, membuat wanita sering merasa emosional, cemas, dan lelah. Meski normal, jangan sampai perubahan mood yang tiba-tiba terus menguasai dan membuat Anda merasa tertekan. Rawat diri dan minta bantuan suami atau kerabat untuk membantu memenuhi kebutuhan yang tidak sanggup Anda penuhi sendiri. Namun jika perubahan mood sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, konsultasikan pada dokter.

2. Mengunjing dan berkata buruk

Ibu hamil hindari mengucap perkataan buruk, seperti menghina, menggunjing atau menjelek-jelekan orang lain. Bisa saja ucapan buruknya justru menimpa anaknya sendiri. Selain itu, perbuatan menjelekkan atau bergunjing juga dilarang agama.

Allah ta’ala berfirman:
“ Hai orang orang yang beriman jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah Maha penerima taubat lagi Maha penyayang.“ (QS. Al Hujurat :12).
Layanan Aqiqah Jogja

Boleh Ibu Hamil Makan Durian? Tentu saja, tetapi

Boleh Ibu Hamil Makan Durian? Tentu saja, tetapi

Durian (Nama Latin :  Durio zibethinus)  adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya adalah “raja dari segala buah”.

Boleh Ibu Hamil Makan Durian? Tentu saja, tapi ada beberapa hal yang harus di perhatikan.

Hingga kini belum ada penelitian yang membuktikan dampak negatif durian bagi ibu hamil. Namun, bukan berarti ibu hamil bisa menikmati durian sepuasnya. Memang ya Bun, Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik.

Yuk kita lihat lebih lanjut manfaat dan resiko makan durian untuk ibu hamil

Menurut Dr. Gordon Lim, seorang ahli kandungan dan Dr. Patrick Chia, ahli perinatologi, ibu hamil boleh saja makan durian asal porsinya tidak berlebihan. Tapi ini di Kecualikan, untuk ibu hamil yang menderita diabetes. Batik itu diabestes Essensial (sudah ada sejak sebelum hamil) dan diabetes gestasional (ada sejak hamil)

“Durian mengandung gula tinggi dan karbohidrat. 5 biji durian ukuran sedang mengandung sekitar 160 kalori, lebih dari 330ml kaleng cola yang memiliki 140 kalori,” kata dr Goh.

Karena itu, ibu hamil penderita diabetes gestasional tidak boleh mengonsumsi buah durian. Diabestes gestasional adalah diabetes yang terjadi ketika ibu pada saat hamil , bukan dari sebelum hamil. Ini pun berlaku untuk ibu Diabetes Essensional.

Tetapi, bagi ibu hamil dalam kondisi normal, mengonsumsi durian tidak akan menimbulkan masalah serius.

Nah, untuk jumlah duren yang boleh dimakan adalah dua biji. Kurang lebih 2 buah, ukuran medium durian mengandung 60 – 100 kalori. Sedangkan kebutuhan tambahan kalori ibu hamil sehari kurang lebih 300-500kal/hari tergantung usia kehamilan.

Mengapa makan durian saat hamil dibatasi?

Meskipun buah tropis ini memiliki banyak kandungan nutrisi, durian juga merupakan makanan dengan kandungan glisemik yang tinggi. Kandungan gula dan karbohidrat dalam buah durian sangat tinggi.

Dua biji buah durian berukuran sedang dapat menyumbang sebanyak 60 kalori. Sehingga mengonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan lonjakan glukosa darah secara tiba-tiba dan akan meningkatkan berat janin secara drastis.

Hal ini terbukti menjadi penghalang bagi persalinan alami. Selain itu, hal ini juga berarti menjadi penyebab utama obesitas sejak dini.

Siapa yang tidak boleh makan durian saat hamil

Kandungan gula dan karbohidrat yang tinggi dalam buah durian terbukti berbahaya bagi beberapa kondisi ibu hamil. Lalu kondisi seperti apakah yang betul-betul PANTANG makan buah durian?

1. Wanita hamil dengan diabetes gestasional

2. Ibu hamil dengan riwayat diabetes gestasional sebelumnya

3. Wanita hamil dengan riwayat keluarga diabetes

4. Ibu hamil yang alami obesitas

5. Wanita hamil yang secara ketat disarankan untuk tidak menambah berat badan selain yang telah direkomendasikan

6. Ibu hamil di trimester ketiga

Manfaat Ibu Hamil Makan Durian

Adapun manfaat dari buah durian untuk ibu Hamil. Allah menciptakan sesuatu pasti ada manfaatnya bukan Bunda? 🙂

Durian memiliki banyak kandungan yang sangat penting bagi tubuh. Berikut beberapa manfaat buah durian jika dikonsumsi selama masa kehamilan.

1. Kaya serat makanan
Banyak wanita hamil yang mengeluhkan sembelit karena perubahan hormon di dalam tubuh. Durian berfungsi sebagai pencahar alami dan membantu menghilangkan bahan-bahan kimia yang menempel di usus. Selain itu, durian juga menjaga selaput lendir terlindungi karena kandungan seratnya dapat mengurangi paparan racun di dalam tubuh.

2. Sumber folat yang baik
Durian kaya akan kandungan asam folat dan dapat membantu mencegah cacat lahir pada bayi. Anda bisa mendapatkan 9% dari kebutuhan harian akan asam folat dengan mengonsumsi durian sebanyak 100 gr.

3. Kaya vitamin B
Durian juga memiliki banyak kandungan vitamin seperti riboflavin, niasin, dan tiamin. Hal ini bermanfaat bagi kesehatan ibu hamil secara keseluruhan.

4. Kaya antioksidan
Buah durian mengandung seng, triptofan dan organo-sulfur yang memiliki efek sebagai anti-oksidan. Hal ini berarti mereka mampu melindungi ibu dan janin dari serangan polutan dan radikal bebas.

5. Kaya vitamin C
Vitamin C tak hanya berfungsi untuk membantu sistem kekebalan tubuh, tetapi juga membantu ibu hamil dan janin yang belum lahir dalam penyerapan kalsium dan zat besi.

6. Kaya mineral
Buah durian juga kaya akan kandungan mineral, seperti zat besi, tembaga, mangan dan magnesium yang membuatnya sangat bermanfaat bagi wanita hamil yang membutuhkan peningkatan pasokan darah untuk pertumbuhan janin di dalam rahim.

7. Bebas lemak jenuh
Durian tidak memiliki kolesterol atau lemak jenuh. Dengan kandungan garam yang rendah yang juga berarti membantu mengatur tekanan darah selama kehamilan.

8. Mencegah keasaman
Aksi antasid menyebabkan durian dapat membantu mencegah terjadinya keasaman dalam tubuh.

9. Melawan depresi
Buah durian juga dapat membantu melawan depresi selama kehamilan dan setelah melahirkan.

Beberapa risiko mengonsumsi durian terlalu banyak pada ibu hamil antara lain:

1. Meningkatkan gula darah

2. Kelebihan berat badan atau obesitas

Mitos Ibu Hamil Makan Durian. Haduh Bayi di Dalam Perut Jadi Panas?!

Mungkin ada pernah mendengar beberapa mitos yang santer beredar terkait dengan bahaya makan durian bagi ibu hamil, seperti:

Janin akan kepanasan

Banyak orang percaya bahwa durian akan membuat tubuh kepanasan sehingga jika ibu hamil mengonsumsinya, janin pun akan kepanasan.

Mitos ini awalnya menyebar dari kepercayaan kuno bangsa Tionghoa yang dibawa ke Asia Tenggara.

Namun, belum ada bukti ilmiah atau contoh kasus terjadinya komplikasi janin kepanasan yang telah diketahui.
Kadar kolesterol yang tinggi

Durian sering sekali disebut-sebut sebagai buah dengan kadar kolesterol tinggi, sehingga berbahaya bagi siapa pun, apalagi ibu hamil.

Nyatanya, mitos ini salah besar. Durian tidak mengandung kolesterol sama sekali. Malah, durian mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh.

Mitos bayi “kepanasan” dalam kandungan itu biasanya di sebabkan salah satunya oleh makan-makanan yang memilki kadar kolestrol yang tinggi. Kadar kolestrol yang tinggi dapat menyebakan terjadinya darah tinggi/ hipertensi. Jika itu pasokan oksigen dalam janin pun terhambat dan mengakibatkan terjadinya janin kepanasan atau gawat janin.

Kesimpulannya, ibu hamil memang diperbolehkan makan durian selama kehamilan. Namun yang harus juga diperhatikan adalah awasi hasrat Anda saat mengonsumsinya. Jangan berlebihan dan selalu konsultasi juga ikuti saran dokter untuk menghindari komplikasi yang sebetulnya bisa dihindari.

Perlu diingat pula, selama kehamilan artinya ibu hamil harus memikirkan konsumsi makanan untuk dua orang. Oleh karena itu, hal yang wajar jika berat badan ibu hamil bertambah sangat pesat.

Dr Tan Wei Ching, konsultan senior di Departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Umum Singaapura (SGH) menyarakan kenaikan berat badan ibu selama kehamilan mencapai 12-16 kilogram pada ibu yang memilki berat badan normal.

SolehAqiqah
Batik Fabric for Quilting

Makan Sehat untuk Ibu Hamil Muda, Ini yang harus dicari

kehamilan adalah proses yang di tunggu-tunggu dan harapan bagi setiap pasangan. Dan setiap harapan harus diusahakan semaksimal mungkin. Nah, bagaimana kah kita memaksimalkan usaha yangg terbaik untuk buah hati. Banyak hal yang bisa kita lakukan salah satunya adalah memberikan gizi yang terbaik untuk buah hati sang harapan hati. Ini dia, Makan sehat untuk ibu hamil muda

Makan Sehat untuk Ibu Hamil Muda, Ini yang harus dicari

Ibu hamil tentunya membutuhkan nutrisi yang baik dan cukup untuk kesehatan imunnya dan juga janin. Wanita yang tengah mengandung harus memperhatikan makanan sehat demi tumbuh kembang janin. Berikut makanan sehat untuk ibu hamil muda yang tidak boleh terlewat ya buun, walaupun dalam tahap hamil muda ini mual muntah sering menghantui bunda.

Ketika hamil bukanlah porsi makan yang harus dibanyakan , tetapi kandungan gizi yang ada di dalamnya yang hrs di 2x lipatkan. Untuk ibu hamil muda, sebaiknya makan dengan cara sedikit tapi sering. Tidak usah terlalu dipaksakan untuk makan porsi banyak, kuncinya sedikit tapi sering.

Oleh sebab itu, penting bagi ibu hamil untuk mengetahui makanan sehat penuh gizi dan nutrisi.
Batik fabric for quilting

Makanan Sehat & Bergizi untuk Ibu Hamil

1. Sumber Karbohidrat

Serin sekali ibu hamil muda merasakan tidak nyaman pada pagi hari. hal ini disebabkan oleh morning sickness yang dialami. Problem ini tentunya akan membuat Anda susah makan. Meskipun begitu, Anda tetap perlu asupan nutrisi dan energi.

Untuk kebutuhan karbohidrat, Bunda bisa konsumsi beras merah. Beras jenis ini lebih unggul daripada beras putih karena kandungan seratnya 3 kali lebih banyak, kandungan vitamin dan mineralnya 2-3 kali lebih banyak (di antaranya vitamin B), dan zat besinya lebih tinggi. Anda juga bisa makan sereal dengan variasi rasa yang bisa disesuaikan serta mengandung aneka vitamin dan mineral. Untuk roti, pilihlah yang terbuat dari gandum (whole wheat), bukan tepung, karena seratnya lebih banyak.

Makan sedikit-sedikit tapi sering bun, tidak perlu memaksakan makan karbohidrat yang terlalu banyak dalam satu waktu.

2. Ikan

Makanan yang mengandung protein dan asam lemak omega 3 dapat membantu pembentukan otak janin. Namun, jika Bunda tidak yakin dengan kualitas ikan laut akibat air laut yang sudah tercemar, pilihlah ikan air tawar. Hati-hati juga dengan kandungan merkuri pada beberapa jenis ikan tertentu karena bisa mengganggu perkembangan janin. makanlah ikan yang sudah matang ya  bund, hindari makan yang mentah , okay! untuk menimalisirkan bakteri jahat yang suka nackal

3. Daging dan Telur

Pilih daging yang segar dan bermutu baik untuk dikonsumsi. Batasi makan daging tetelan atau jeroan (paru, usus, babat) karena kandungan kolesterolnya yang tinggi. Untuk telur, pilihlah yang sudah difortifikasi omega 3. Omega 3 pentingg untuk kecerdasan sang buah hati bunda

4. Sayur dan Buah

Sering merasa kelelahan saat hamil muda? Hal ini bisa terjadi karena Anda kekurangan zat besi. Karena itu, makanlah sayur dan buah yang kaya zat besi untuk mencegah anemia, contohnya bayam, brokoli, kale, tomat, wortel, jeruk, anggur, apel, dan stroberi.

Selain itu, untuk sayur dan buah, pilihlah yang segar dan berwarna karena vitaminnya lebih banyak. Sebelum dikonsumsi, cuci bersih terlebih dahulu kulit buah, jika perlu dengan sabun khusus sayur dan buah, untuk membuang lapisan lilin yang ada.

Kalau bunda punya cukup lahan di rumah , bisa juga lho menanamnya sendiri 😀

5. Susu

Kandungan vitamin D, [rotein, lemak, dan mineral di dalam susu bisa membantu anda dalam mendukung pertumbuhan jaringan baru pada janin, memperbaiki jaringan yang rusak, serta pembentukan otot dan transportasi oksigen ke janin.

6. Folat

Pada masa ini, Bunda juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat guna membantu mencegah cacat tabung saraf, kelainan serius pada otak dan sumsum tulang belakang, serta mengurangi risiko keguguran dan kelahiran prematur.

asam folat harus diminum bulan sebesar 400mcg per hari dan ini sangat penting di trimester pertama hamil muda.

Folat (bentuk alami dari asam folat) terdapat pada bahan makanan seperti sereal, brokoli, bayam, sawi, selada, asparagus, wortel, kembang kol, jagung, kacang merah, kacang polong, jagung, kacang kedelai, alpukat, jambu biji dan stroberi. Sedangkan asam folat bisa Anda peroleh dari suplemen kehamilan.

Makanan yang Harus DiHindari

1. Alkohol
2. Daging yang kurang matang
3. Telur yang kurang matang
4. Minum kopi berlebihan , batas maksimum minum kopi 200mg per hari

Layanan aqiqah semarang

Boleh Ibu Hamil Makan Mie Instan Seminggu Sekali?

Boleh ibu hamil makan mie instan ? Itu adalah pertanyaan yang sering terdengar di masyarakat. Karena sebenarnya kita sudah tahu , kalau di dalam mie instan mengandung bahan pengawet yang tentunya tidak baik untuk kesehatan ibu dan janin.

Ibu hamil makan mie instan 1x seminggu ? Boleh tidak ya? Yuk , cari tahu lebih lanjut!

Mengonsumsi mie instan tentu bukan hal asing lagi bagi sebagian besar masyarakat, termasuk ibu hamil. Dengan rasa yang enak, mudah disajikan, dan harga yang terjangkau, makanan cepat saji ini menjadi menu favorit.

Kandungan Mie Instan

Boleh Ibu Hamil Makan Mie Instan Seminggu Sekali?

Komponen utama mie instan adalah tepung terigu. Berdasarkan pedoman World Health Organization (WHO), sejak tahun 2001, semua produk mie instan perlu dilakukan fortifikasi atau diberikan tambahan nutrisi, seperti vitamin A, vitamin B, asam folat, zat besi, dan zinc. Tetapi di sisi lain, mie instan juga mengandung zat pengawet, pewarna, dan perasa. Meskipun kadar dan kandungannya sudah dinyatakan aman, jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, tentu saja tetap tidak baik.

Dalam satu porsi mie instan mengandung:

  1. 219 kalori yang mengandung 14% lemak, 73% karbohidrat, dan 13% protein
  2. 3,3 gram total lemak
  3. 40,02 gram karbohidrat
  4. 7,22 gram protein
  5. 46 mg kolesterol
  6. 378 mg sodium
  7. Vitamin A 1%
  8. Kalsium 2%
  9. Zat besi 13%

Berdasarkan sebuah penelitian di Korea Selatan, konsumsi mie instan dua kali per minggu berisiko menimbulkan sindrom metabolik. Sindrom metabolik merupakan kumpulan gangguan yang terdiri dari tekanan darah tinggi, penumpukan lemak berlebih di perut, kadar kolesterol baik yang rendah, kadar gula darah tinggi, dan kadar trigliserida tinggi. Kombinasi dari tingginya jumlah kalori, lemak jenuh, gula, dan garam pada mie instan berkontribusi terhadap terjadinya kondisi ini.

1. Kandungan garam yang tinggi

Kandungan garam yang cukup tinggi dalam mie instan bisa memicu hipertensi bagi ibu hamil. Salah satu komplikasi fatal akibat hipertensi pada ibu hamil adalah preeklampsia, yang sangat berbahaya bagi ibu dan bayi dalam kandungan.

Sebab itulah, ibu hamil dihimbau untuk menghindari faktor pemicu hipertensi yang bisa menyebabkan preeklampsia. Yakni makanan tinggi garam seperti mie instan.

2. Kandungan bahan kimia seperti pengawet dan pewarna

Makanan kemasan pastinya memiliki tambahan bahan kimia, seperti bahan pengawet dan pewarna. Bila dikonsumsi terlalu sering, zat kimia ini bisa mengendap di dalam tubuh. Inilah yang bisa membahayakan kondisi kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan.

Selain itu, mie instan juga lebih lama dicerna oleh tubuh ibu, sehingga bisa mengganggu sistem pencernaan ibu hamil yang sudah sering bermasalah akibat hormon kehamilan.

Batik Fabric for quilting

Tips makan mie instan bagi ibu hamil

Meski tidak disarankan, namun jika ibu hamil benar-benar sangat ingin makan mie instan hingga selalu terbayang, masih bisa diwujudkan, kok. Namun dengan syarat ketat ya.

Karena tidak ada literatur pasti yang menjelaskan seberapa sering ibu hamil boleh mengonsumsi mie instan. Jika ibu hamil sangat ingin menikmati mie instan, boleh saja, asalkan tidak terlalu sering. Bila ingin makan mie instan, berikut ini beberapa tips yang dapat Bumil lakukan dalam mengolah mie instan agar lebih sehat:

  1. Kurangi jumlah bumbu yang dipakai. Gunakan setengahnya, untuk mengurangi kandungan garam yang tinggi.
  2. Membuat bumbu sendiri.
  3. Tambahkan protein, seperti telur, sayuran, seafood, atau daging.
  4. Tambahkan sayuran, seperti wortel, tomat, sawai, brokoli, atau bayam.
  5. Pastikan semuanya harus dimasak hingga matang.

Jangan makan mie instan terlalu sering. Pilih makanan lain seperti, soto mi atau sup yang dibuat sendiri di rumah.

Mie instan merupakan makanan olahan. Oleh karena itu, konsumsinya harus dibatasi. Makanan yang dianjurkan untuk ibu hamil adalah makanan yang sehat dan alami. Semua ibu pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya, ‘kan? Jadi, perhatikan apa yang Bumil makan, karena semua yang dikonsumsi ibu hamil akan mempengaruhi bayi di dalam kandungan.

Layanan Aqiqah Solo

Macam-macam dan Manfaat Bantal Ibu Hamil

Ibu hamil sering kedapatan kesulitan untuk tidur. Karena berbagai faktor, salah satunya posisi tidur. Karena semakin besar kehamilan, kadang semkain membuat bunda tidak merasa nyaman untuk menentukan posisi tidur. Tapi , Bunda tidak perlu takut sekarang ada berbagai macam bantal ibu hamil yang dapat membuat tidur bunda menjadi nyaman.

Macam-macam dan Manfaat Bantal Ibu Hamil

Berikut manfaat dan macam-macam bantal ibu hamil untuk Bunda!

Manfaat Bantal untuk Bumil

1. Membantu Menopang Tubuh

Bantal hamil membantu menopang tubuh ibu hamil, terutama pada bagian perut, leher, paha, bahu, dan punggung. Jika Bunda merasakan sakit punggung atau tidak nyaman di bagian-bagian tubuh tersebut, cobalah untuk berbaring miring ke samping sambal menggunakan bantal ini, yang dianggap sebagai posisi terbaik untuk ibu hamil.

Bantal hamil yang berkualitas baik dapat mengurangi tekanan pada tulang belakang, punggung, dan pinggang, sekaligus membantu menjajarkan pinggang, bahu, dan tulang belakang.

2. Membantu Ibu Hamil Tidur Nyenyak (Deep Sleep)

Ibu hamil dianjurkan banyak istirahat, termasuk tidur cukup untuk kesehatan janin. Desain ergonomis bantal hamil akan membantu Bunda mendapatkan posisi tidur yang lebih nyaman, sehingga akan tidur lebih lelap. Bantal hamil juga dipercaya dapat membantu janin berada di posisi yang tepat untuk proses persalinan.

Sering kali, ibu hamil yang tidak bisa tidur akan banyak bergerak di tempat tidur. Hal ini bisa saja membuat Rahim tertekan tanpa sengaja. Dengan menggunakan bantal hamil, gerakan di tempat tidur berkurang dan calon ibu mendapat tidur yang lelap dan tenang tanpa gangguan.

3. Melancarkan Peredaran Darah

Dokter merekomendasikan ibu hamil untuk tidur menghadap ke kiri, karena posisi tidur berefek pada kelancaran peredaran darah. Dengan menggunakan bantal hamil, ibu hamil dapat tidur dengan posisi tersebut.

4. Relaksasi Otot

Dengan bantuan bantal hamil, Moms tidak perlu sering berganti-ganti posisi tidur, sehingga otot-otot tubuh dapat kesempatan untuk relaksasi.

5. Menurunkan detak jantung

Dengan memeluk bantal hamil, detak jantung ibu hamil secara otomatis menurun. Ibu akan lebih merasa tenang dan punya kontrol terhadap emosinya karena merasa nyaman dan tenang.

6. Mengurangi Rasa Pegal

Pra ibu hamil mungkin merasa pegal-pegal selama hamil. Ini terjadi karena ibu hamil membawa beban lebih di rahim. Kenyamanan yang didapat dari menggunakan bantal hamil bisa berkurang, bahkan hilang, lho. Tentunya hal ini didukung dengan waktu tidur yang cukup.

7. Mengatasi nyeri di tubuh

Penambahan berat selama kehamilan bisa menyebabkan stres pada bagian tubuh tertentu. Tapi dengan bantal hamil, semua rasa sakit yang ibu hamil alami tidak lagi jadi masalah. Bantal hamil juga empuk dan menambah kenyamanan selama tidur.
Baca Juga : Solusi Tidur Nyenyak Ibu Hamil

8. Mengurangi Heartburn

Ada beberapa bumil yang merasakan sensasi panas di dada atau dikenal juga sebagai heartburn selama hamil. Hal ini bisa berkurang jika Moms merasa nyaman, seperti saat menggunakan bantal hamil. Layak dicoba, bukan?

9. Mencegah tidur di posisi yang salah

Bantal hamil menjadi alat untuk mencegah ibu hamil tidur tengkurap dan di posisi yang tidak nyaman serta berbahaya.

10. Bisa dibawa bepergian

Ibu bisa membawa bantal hamil saat perjalanan jauh. Karena bisa memberi topangan di sekitar punggung bawah, bantal ini membuat Ibu terhindar dari kram. Bentuknya juga mudah dilipat dan disimpan di dalam tas/bagasi
Batik fabric for quilting

Macam-macam Bantal Bumil

1. Pregnancy body pillow

Macam-macam dan Manfaat Bantal Ibu Hamil

Pregnancy body pillow ini dengan bentuknya memanjang dari kepala hingga telapak kaki, memungkinkan Bunda bebas bergerak bahkan hingga baby bump semakin membesar.

2. U-shaped pregnancy body pillow

2. U-shaped pregnancy body pillow

Ini dia bantal yang akan ‘membungkus’ tubuh Bunda selama masa kehamilan. Bantal berbentuk U ini akan menopang tubuh kamu, terutama saat kamu ingin tidur miring pada masa trimester kedua.

3. Pregnancy wedge pillow

Macam-macam dan Manfaat Bantal Ibu Hamil

Bantal ini terbilang lebih kecil dan lebih fleksibel di bawa kemana-mana, dan  pastinya lebih murah lho. Gunanya untuk melindungi perut dan punggung bunda agar nggak terasa pegal ketika sedang tidur.

4. Memory foam Pregnancy pillow

4. Memory foam Pregnancy pillow

Jika Mama terbiasa tidur dengan bantal yang super empuk, bantal jenis ini harus ada saat Mama sedang hamil.

Posisikan bantal di depan perut, di belakang punggung, atau di antara kedua kaki. Dan, nikmati setiap kenyamanannya!

5. Pillow for stomach sleepers

5. Pillow for stomach sleepers

Saat perut sudah sangat besar, rasanya gerak jadi sangat minim. Bayangkan, selama 9 bulan Bunda akan merindukan tidur tengkurap.

Kini, tidur tengkurap bukan lagi mimpi Bun. Berkat adanya pillow for stomach sleepers.

Bunda akan merasakan tidur tengkurap. Bantal kehamilan ini dilengkapi dengan sebuah lubang di tengahnya.

Terdapat juga jenis  bantal ini yang bisa ditiup, jadi Mama bisa sesuaikan jumlah udara di dalamnya dengan kenyamanan Mama saat sedang bersantai.

6. C Shaped Full Body Pillow

6. C Shaped Full Body Pillow

 

Desain bantal berbentuk huruf C ini akan membuat tubuh Mama saat hamil akan ‘dibungkus’ dengan baik saat di atas tempat tidur.

Bantal ini akan membantu punggung, pinggul, lutut, leher dan pastinya perut Mama terasa rileks saat beristirahat.

7. Pregnancy belt pillow

7. Pregnancy belt pillow

Jika bunda ingin memiliki bantal hamil yang nggak terlalu besar, dan hanya dipakai oleh Mama, Belt pillow dengan merek Babymoov Dream Belt ini cocok banget untukmu.

Bantal ini digunakan layaknya ikat pinggang namun dilengkapi dengan bantal di depannya. Bantal ini didukung dengan busa pada masing-masing sisi yang dapat memberikan kenyamanan bagi ibu hamil.

Berkat sistem hook and loop serta kain katunnya yang lembut dan elastis, dream belt ini dapat disesuaikan dengan usia kehamilan.

Bunda bebas memilih bantal sesuai dengan kebutuhan bunda, salam sehat! 🙂
Layanan Aqiqah Jogja