Category Archives: Ibu Hamil

Vitacimin untuk ibu hamil, Bahaya atau tidak?

Sebenarnya vitamin C adalah vitamin yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Karena berbagai manfaat yang dikandungnya. Tetapi apakah vitamin C untuk ibu hamil hanya bisa di dapatkan dari bahan-bahan alami, seperti buah dan sayur?

Vitacimin untuk ibu hamil, Bahaya atau tidak?

Mari kita bahas~!

Kekurangan vitamin C pada ibu hamil bisa mengakibatkan komplikasi kesehatan yang serius di otak janin. Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Copenhagen yang dipublikasikan di Plus One, menyebutkan 10–20 persen ibu hamil tidak mendapat asupan vitamin C yang memadai.

Kondisi ini dapat menghambat perkembangan hipokampus bayi sehingga mencegah otak dari perkembangan yang optimal. Kebutuhan vitamin C untuk ibu hamil memang sangat penting karena ketika kerusakan otak janin sudah terjadi tidak mungkin untuk mengembalikannya menjadi normal seperti semula. Bahkan, ketika vitamin C diberikan kepada bayi setelah lahir. Tidak akan ada perubahan yang terjadi.

Karenanya menjaga asupan vitamin C selama masa kehamilan sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan, baik kepada ibu hamil dan janin dalam kandungan. Sejatinya vitamin C untuk ibu hamil bisa berasal dari diet sehat dan seimbang serta vitamin prenatal.
Batic fabric for quilting

Apakah vitacimin boleh dikonsumsi oleh ibu hamil?

Rekomendasi vitamin prenatal bervariasi tergantung dengan kebutuhan ibu hamil. American Pregnancy Association merekomendasikan batasan 80–85 miligram setiap hari. Sedangkan Medline Plus National Institutes of Health, menyarankan ibu hamil mengonsumsi 120 miligram setiap hari.

Vitamin C sangat dibutuhkan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Dengan aktivitas dan rutinitas harian yang padat, asupan rutin Vitamin C sangat diperlukan. Baik yang berasal dari buah dan sayuran, ataupun dari suplemen. Pilih suplemen Vitamin C dengan dosis yang tepat sesuai kebutuhan.

Vitacimin merupakan tablet hisap yang didalamnya mengandung vitamin C 500 mg berwarna kuning dan memiliki rasa lemon yang menyegarkan. Vitamin C diperlukan bagi ibu hamil untuk membentuk kolagen di dalam tulang, tulang rawan, otot, kulit, pembuluh darah dan menjaga kesehatan sel. Akan tetapi kebutuhan vitamin C bagi ibu hamil sekitar 80-85 mg per harinya, dan sisanya akan di buang oleh tubuh, sehingga kami sarankan agar dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter atau ahli medis terkait.

Efek samping terlalu banyak Vitamin C

Berikut beberapa efek samping yang ditimbulkan jika mengonsumsi suplemen vitamin C dalam kadar yang terlalu tinggi (vitamin C megadosis):

  1. Diare
  2. Muntah
  3. Mual
  4. Nyeri ulu hati
  5. Kram dan sakit perut
  6. Insomnia
  7. Batu ginjal
  8. Sakit kepala

Biasanya efek samping tersebut akan mereda segera setelah konsumsi vitamin C dihentikan. Namun perlu diperhatikan, sejumlah penelitian menemukan bahwa konsumsi suplemen vitamin C terlalu banyak di masa kehamilan, dapat menyebabkan sakit perut dan meningkatkan risiko mengalami kelahiran prematur.

Pada kasus yang sangat jarang terjadi, vitamin C dalam dosis terlalu tinggi berisiko menyebabkan hiperoksaluria, yaitu gangguan kesehatan serius saat asam oksalat yang diekskresikan di dalam urine terlalu banyak sehingga meningkatkan risiko terjadinya batu ginjal.

Untuk meminimalkan risiko kelebihan vitamin C, direkomendasikan untuk mendapatkan asupan vitamin C dari beragam sayur dan buah dibandingkan dari suplemen vitamin C. Pastikan juga untuk mengonsumsi minimal satu macam makanan kaya vitamin C setiap harinya, seperti, jeruk, kiwi, atau strawberry.

Meski sebagian besar multivitamin aman untuk dikonsumsi sesuai dosis pada kemasan, namun untuk mendapatkan manfaat vitamin C secara maksimal dan menghindari efek sampingnya, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk dosis yang sesuai kondisi tubuh Anda.

Vitacimin memang mengandung Asam askorbat (vitamin C) yang sangat dibutuhkan untuk wanita hamil, dimana berperan penting selama masa kehamilan, yaitu dapat membantu melindungi dan menjaga kesehatan sel, membentuk kolagen di dalam tulang, otot dan membantu perkembangan janin yang tepat dalam pembentukan jaringan otak bayi.

Hanya saja untuk pemberian dosis vitamin C biasanya sedikit berbeda, dimana untuk dosis vitamin C yang dianjurkan untuk ibu hamil usia 18 tahun ke bawah adalah 80mg per hari, sedangkan untuk usia 18 tahun ke atas adalah 85mg per hari.

Jika anda ingin konsumsi vitamin c kami sarankan bisa melakukan konsultasi dengan dokter atau ahli medis terkait untuk mendapatkan dosis yang sesuai.
Paket Nasi Kotak Solehaqiqah

Makanan Ibu Hamil 5 Bulan Baik untuk Kesehatan

Makanan Ibu Hamil 5 Bulan Baik untuk Kesehatan

Selama hamil, makanan dan stamina ibu harus wajib terjaga. Terlebih pada usia kehamilan trimester dua dan trimester tiga. Ibu hamil 5 bulan butuh asupan tambahan hingga 300 sampai 500 kalori sehari. Salah makan atau kekurangan nutrisi selama hamil nantinya akan berdampak pada perkembangan bayi. Lalu apa saja makanan sehat untuk ibu hamil yang baik untuk perkembangan janin?

Pada bulan ke-5 besar bayi sudah sepanjang 27 cm dengan berat sekitar 360 gram. Alis dan bulu mata sudah terbentuk sempurna, begitu pula kuku sudah tumbuh menutupi ujung-ujung jarinya. Pada masa ini, makanan sehat untuk ibu hamil tetap sama dengan bulan-bulan sebelumnya, tetapi tambahkan konsumsi kalsium dan vitamin A.
Batic fabric for quilting

Sumber Makanan bergizi untuk Ibu hamil 5 bulan

A. Kalsium

Kandungan kalsium yang terdapat di beberapa menu makananan sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Kalsium akan dibutuhkan oleh ibu hamil di awal pembentukan tulang dan gigi. Dengan kalsium yang cukup maka ibu hamil akan terhindar dari osteoporosis, sehingga mengurangi risiko terjadinya kalsium yang diambil dari tulang.

Untuk sumber kalsium baik ibu hamil, biasanya adalah susu. selain susu juga ada sebagai berikut :

    • Secangkir kacang kedelai rebus tanpa dicampuri gara (261 mg kalsium – makan 3 cangkir setiap hari sudah mendekati kebutuhan kalsium harian)
    • Secangkir yogurt skim susu (488 mg kalsium – maengonsumsinya 2 cangkir perhari sudah dapat memenuhi kebutuhan kalsium harian)
    • Secangkir yogurt buah tanpa lemak (345 mg kalsium – mengonsumsi 2,5 – 3 cangkir perhari akan memenuhi kebutuhan kalsium harian)
    • Secangkir jus jeruk murni tanpa gula (300 mg kalsium – mengonsumsi 3 cangkir per hari akan mendekati kebutuhan kalsium harian. Namun harap jangan diberikan pada ibu hamil yang memiliki penyakit lambung)
    • Setengah cangkir tahu atau tofu (253 mg kalsium – mengonsumsinya bisa dengan dijadikan lauk pauk selama 3 kali makan dalam sehari)
    • Keju cheddar 1 ons (204 mg kalsium – konsumsi keju chedar bisa dipadukan dengan bahan makanan lain yang mengandung kalsium agar menambah cita rasa dan lebih lengkap gizinya)
    • 3 ons daging ikan salmon kalengan (181 mg kalsium – padukan dengan bahan makanan lain agar kebutuhan kalsium tetap didapatkan)
    • Setengah cangkir bayam (136 mg kalsium – mengonsumsi sayur bayam bisa juga dengan ditambah kalsium dari bahan makanan atau minuman lain setiap hari)
      Sayuran hijau rebus (rata-rata 133 mg kalsium – konsumsi sayuran hijau setiap hari agar sehat dan kebutuhan kalsium terjaga bagi janin)
    • Alpukat 1 buah (120 mg kalsium)
    • Almond panggang 100 gr (75 mg kalsium – gunakan almond sebagai camilan sehat ibu hamil – bisa juga dengan mengonsumsi minyak almond).

B. Vitamin A

Satu hal yang tidak kalah penting dalam menu makanan sehat untuk ibu hamil 5-6 bulan adalah vitamin A. Sebagian ibu hamil mengalami mata kering pada usia kehamilan ini. Gunakanlah tetes mata atau air mata buatan untuk mengatasinya, dan konsumsilah banyak vitamin A.

Selain baik untuk mata, vitamin ini juga mempengaruhi pembentukan sel darah merah dan kulit. Vitamin ini memiliki 2 bentuk, yaitu beta karoten dan retinol. Namun kita perlu berhati-hati dengan retinol. Kelebihan retinol dapat mengganggu perkembangan bayi. Retinol banyak terdapat pada hati, sehingga hati bukanlah makanan sehat untuk ibu hamil.

Makanan yang mengandung vitamin A terbagi dalam dua bentuk, yaitu retinoid yang ditemukan pada makanan hewani, dan karotenoid yang ditemukan pada makanan nabati.

Pada golongan retinoid, hati sapi merupakan makanan yang mengandung vitamin A paling banyak. Setiap 100 gram hati sapi memiliki lebih dari 4000 mcg RAE (retinol activity equivalent) atau sebutan unit pengukuran khusus yang digunakan untuk vitamin A.

Beberapa makanan hewani lainnya yang mengandung vitamin A antara lain:

  1. Ikan
  2. Keju
  3. Udang
  4. Susu
  5. Telur

Sedangkan makanan yang mengandung vitamin A dari golongan karotenoid (beta karoten) meliputi:

  1. Ubi jalar
  2. Wortel
  3. Kangkung
  4. Brokoli
  5. Paprika merah
  6. Bayam

Beta karoten adalah zat pada tanaman yang dengan cepat diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh. Sebuah penelitian menunjukkan, kadar beta karoten dapat menurun pada beberapa buah dan sayuran seperti kacang polong dan wortel saat dibekukan.

C. Omega 3

Konsumsi juga omega 3 yang akan mendukung perkembangan otak sehingga dapat menunjang janin selama di dalam kandungan. Omega 3 bisa anda dapatkan di berbagai macam bahan makanan seperti ikan salmon, makarel, sardin, telur, sayuran hijau atau kacang kedelai. Anda dapat mempersiapkan kecukupan omega 3 dari bulan ke 1 kehamilan anda.

D. Zat Besi dan vitamin C

Anda dapat mengkonsumsi zat besi yang terdapat di dalam daging, ikan atau hati. Zat besi memiliki fungsi untuk membentuk sel darah merah sehingga mengurangi resiko terkena anemia. Ibu hamil yang memiliki anemia akan beresiko untuk terjadi perdarahan pada saat melahirkan. Lengkapi pula dengan vitamin C yang akan membantu dalam penyerapan zat besi dan membnatu untuk melindungi jaringan dan membantu anda memberikan antioksidan.

Perlu di ingat bunda, untuk mengonsumsi zat besi tidak boleh bersamaan dengan kopi , susu, atau teh. Karena penyerapannya berkurang hingga 80%. Sebaiknya di konsumsi dengan air jeruk yang akan mengoptimalkan penyerapan zat besi. Jika bunda ingin minum susu , bisa diberi jarak 1 jam setelahnya.

Salam sehat!
Layanan Aqiqah Semarang

Bolehkah Ibu Hamil Makan Mie Ayam? Ini tipsnya

Mie ayam merupakan salah satu menu favorit. Tak terkecuali untuk ibu hamil. Gurihnya mie berpadu dengan potongan ayam yang lezat juga selalu jadi juara. Apalagi jika ada bakso dan pangsit di atasnyaa. Tapi , Bolehkah ibu hamil makan mie ayam?.

Boleh atau tidaknya itu tergantung dengan kandungan dan kebersihan dari Mie itu sendiri Bun. Mie ayam sebenarnya sah-sah saja dimakan oleh ibu hamil. Namun mie ayam tidak boleh dikonsumsi terlalu sering.

Apabila ingin mengonsumsi mie ayam yang jual di pinggir jalan dan tidak terjamin kebersihannya, maka mungkin saja mie tersebut mengandung zat pengawet dan zat pewarna yang berbahaya bagi kesehatan tubuh dan juga janin.

Yuk kita bahas tentang Mie ayam ini!

Kandungan Gizi di Mie Ayam

Ibu hamil boleh saja makan mie ayam, mie ayam juga memiliki beberapa kandungan nutrisi menurut data Angka Kecukupna Gizin (AKG) dalam 1 mangkok mie ayam terdapat :

Bolehkah Ibu Hamil Makan Mie Ayam? Ini tipsnya

1. kalori : 421
2. lemak : 18,74 gr
3. karbohidrat : 46,21 gr
4. protein : 16,7 gr
5. sodium : 36 mg
6. kalium : 143 mg

Walaupun demikian, ibu hamil harus pintar memilih jenis sumber gizi, ya. Mie ayam tidka bisa jdikan makanan utama atau makanan yang setiap hari Bunda makan.

Jangan hanya mengandalkan dari satu jenis menu saja. Tetap penuhi kebutuhan nutrisi dari sumber lain termasuk sayur dan buah-buahan.
Layanan Aqiqah Jogja

Alasan ibu hamil tidak boleh makan mie ayam terlalu sering

1. Nutrisi kurang lengkap
Melengkapi kebutuhan gizi ibu hamil berdasarkan trimester kehamilan memang sangat baik untuk pertumbuhan janin dan kesehatan ibu hamil. Seperti yang sudah disebutkan bahwa mie ayam mengandung bahan yang tidak lengkap dan jumlah nutrisi yang rendah. Mie ayam mengandung bahan pokok karbohidrat sehingga jika dikonsumsi terlalu banyak maka bisa menyebabkan peningkatkan kadar gula darah.

2. Terlalu banyak MSG
Semua ibu hamil harus menyadari berbagai bahaya MSG bagi ibu hamil. Konsumsi MSG berlebihan bisa merusak perkembangan otak, meningkatkan risiko penyakit jantung serta merusak sistem sarafnya.
Monosodium glutamate alias MSG dikenal sebagai salah satu bahan aktif untuk menyedapkan masakan. Namun meski nantinya makanan akan terasa lebih enak, tapi efek buruknya juga menyeramkan, Ma.

3. Terlalu banyak garam
Selain MSG maka biasanya mie ayam juga mengandung garam yang terlalu banyak. Ibu harus menyadari bahwa bahaya garam bagi ibu hamil bisa menyebabkan keseimbangan cairan dalam tubuh ibu terganggu. Ini bisa menyebabkan tekanan darah tinggi dan juga meningkatkan resiko ibu dehidrasi.

4. Terlalu banyak kandunggan kalori
Mie ayam yang mengandung kalori sangat tinggi memang dianggap cepat mengenyangkan. Namun ketika beberapa lama maka perut ibu pasti akan merasa lapar lagi. Hal ini karena mie ayam kaya dengan kalori dari kandungan karbohidrat. Karena itu mie ayam sering membuat ibu cepat kenyang tapi juga cepat lapar. Bagi ibu yang menderita diabetes maka ini bisa memicu gangguan yaitu naiknya kadar gula darah dengan cepat.

Tips Makan Mie Ayam Sehat

1. Buat bahan mie ayam sendiri di rumah
Bunda juga bisa loh untuk buay mie sendiri di rumah. Dengan teknologi yang sudah canggih bunda bisa mengambil resep dari berbagai sumber seperti google, youtube, atau yang lainnya. Selain lebih sehat, membuat mie sendiri juga lebih terjamin kebersihannya.

Meski rasanya mungkin lebih gurih dan kenyal mie di luar sana, namun mie yang tidak terjamin kebersihannya ini tidak baik bagi kesehatan kehamilan. Selain itu, konsumsi zat-zat seperti ini juga bisa meningkatkan risiko kanker dan penyakit lainnya.

2. Buat mie dari sayuran
Jika ibu ingin makan mie ayam yang sehat maka cobalah untuk membuat mie ayam sendiri. Ibu bisa mencoba membuat mie ayam dari sayuran seperti dari bayam, wortel, sawi, brokoli dan sayuran lain. Bahan dasarnya tetap menggunakan tepung namun jumlahnya dikurangi karena ditambahkan dengan sayuran. Kemudian buah mie ayam sayuran yang habis sekali makan sehingga tidak disimpan terlalu lama. Karena buatan sendiri maka ibu bisa mengurangi bahan tambahan seperti ragi, garam atau pengeras mie.

3. Gunakan kaldu sayuran dan ayam organik
Untuk memberi rasa yang lezat pada mie ayam maka cobalah untuk membuat kaldu dari bahan sayuran dan ayam organik. Jenis kaldu sayuran bisa dibeli di tempat khusus seperti dengan kaldu jamur organik dan bahan kaldu lain. Untuk rasa alami maka buat kaldu cari dari ayam organik.

4. Batasi garam dan tanpa MSG
Jika ibu masih belum bisa menghilangkan garam maka gunakan sedikit saja dan hilangkan semua MSG. Cara ini akan membuat ibu bisa menikmati mie ayam yang lezat namun tetap sehat. Garam tidak boleh berlebihan sehingga tekanan darah ibu tetap normal dan aman untuk janin dalam kandungan.

Nah sekarang Bunda sudah tahu tentang bolehkah ibu hamil makan mie ayam dan bagaimana tips makannya?, Mie mungkin adalah makanan yang tidak bisa sepenuhnya bisa kita tinggalkan. tapi kita dapat memilih untuk mengonsumsi dengan cara yang lebi sehat.

Salam sehat!
Batik fabric for quilting

Ibu Hamil Boleh Makan Jengkol Tidak? Ini syaratnya

Ibu Hamil Boleh Makan Jengkol Tidak? Ini syaratnya yang harus di patuhi.

Jengkol atau jering adalah tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara. Jengkol termasuk suku polong-polongan (Fabaceae). Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral, berwarna lembayung tua. Biji buah berkulit ari tipis dengan warna cokelat mengilap.

Jengkol sangatlah lezat jika di santap dengan sambal dan nasi panas, direndang, disemur, atau dimasak balado nih yang paling enak? Tapi apakah ibu hamil boleh makan jengkol?
Ibu Hamil Boleh Makan Jengkol Tidak? Ini syaratnya

Tapi kadang-kadang ibu hamil khawatir makan jengkol bisa membahayakan kandungannya. Ada juga yang khawatir nanti air ketubannya bau jengkol.

Manfaat Jengkol pada Ibu Hamil

Jengkol sebenarnya punya banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh lho. Nah, beberapa keluhan ibu hamil ada yang bisa diatasi dengan kandungan yang terdapat dalam jengkol ini.

1. Atasi Sembelit

Salah satu keluhan ibu hamil adalah susah buang air besar atau sembelit. Nah, jengkol ini dikenal memiliki manfaat melancarkan buang air besar pada ibu hamil lantaran kaya akan serat. Jadi tidak apa-apa, kalau ibu hamil ingin makan 1-2 keping jengkol bersama nasi putih, sayur, dan lauk lainnya.

2. Mencegah Anemia

Dengan mengonsumsi jengkol, ibu hamil bisa mencegah anemia. Ya, anemia terjadi karena tubuh kekurangan zat besi. Nah, jengkol sendiri mengandung zat besi cukup tinggi, sekitar 4,7 gram per 100 gram.

3. Pasokan Kalsium

Jengkol juga kaya akan kalsium sehingga disebut sangat baik untuk pertumbuhan tulang pada janin yang dikandung ibu hamil. selain itu juga dapat mencegah osteoporosis. Hal tersebut dikarenakan oleh si Kecil yang terus menyedot asupan kalsium Mama sehingga mengakibatkan osteoporosis.

Dengan mengonsumsi jengkol, maka bisa saja hal tersebut menjadi jalan untuk mendapatkan tulang yang tetap kuat setelah masa kelahiran tiba.

Jangan Makan Jengkol Kebayakan

jengkol mengandung asam jengkolat yang jika dilihat menggunakan mikroskop bentuknya seperti kristal. Asam jengkolat bersifat sama dengan uric acid (asam urat), yang dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan kristal-kristal dalam urine.

Nah, ketika dikonsumsi berlebihan atau pada orang dengan kondisi tertentu, kristal-kristal ini jadi gampang menyatu. Itulah yang mengakibatkan susah kencing atau sakit saat kencing. Jumlah asam jengkolat dalam jengkol berkisar 1-2 persen dari beratnya.

Jika pH tubuh seseorang dibawah 7 atau asam, maka mengonsumsi jengkol akan menjadi masalah, karena jengkol sulit larut air dan mengendap di ginjal.

Lalu berapa ya sebaiknya konsumsi jengkol untuk ibu hamil? Sebenarnya sih nggak ada saran harus berapa. Tapi beberapa sumber menyebut 1-3 keping sudah cukup kalau memang nggak punya riwayat kejengkolan.

Asam jengkolat yang menimbun akan membentuk kristal tajam dan jika dibiarkan dapat merobek dinding saluran kemih dan mengakibatkan perdarahan. Berikut ini efek samping lain mengonsumsi jengkol saat hamil.

1. Memicu morning sickness yang parah

Pengaruh hormon saat hamil akan menyebabkan perubahan tubuh yang signifikan, salah satunya indera penciuman Bunda akan lebih sensitif. Mengingat jengkol memiliki aroma khas yang menyengat, maka dapat memicu mual dan muntah yang sangat parah.

Tak hanya mual dan muntah, Bunda akan mudah merasa pusing dan nyeri, bahkan dapat menimbulkan gejala dehidrasi sehingga membahayakan janin.
solehaqiqah solo

2. Menimbulkan sakit pinggang

Asam jengkolat yang cukup tinggi juga dapat memicu sakit pinggang yang semakin parah pada periode kehamilan. Jengkol akan menyebabkan penumpukan sistem sekresi tubuh, bahkan tak menutup kemungkinan akan membuat Bunda kesulitan duduk atau berdiri.

3. Bisa menyebabkan keracunan

Keracunan jengkol sangat mungkin terjadi pada ibu yang sedang hamil muda. Biasanya ditandai dengan rasa tak nyaman, mual, muntah, sakit kepala, nyeri, demam, dan sulit untuk buang air kecil

4. Dapat mengakibatkan keguguran

Keguguran merupakan dampak terburuk jika Anda mengonsumsi jengkol dalam jumlah berlebihan saat sedang mengandung. Biasanya kasus ini terjadi saat ibu hamil mengalami keracunan jengkol yang parah dan terlambat mendapat pertolongan.

Keracunan yang parah akan membuat ibu kesulitan buang air kecil, sedangkan janin tidak mendapat cukup oksigen.

Memang sebaiknya Bunda mengonsumsi jengkol secukupnya yaitu cukup 1-3 keping saja dan makanlah jengkol sesekali saja. Jangan berlebihan demi kesehatan kehamilan dan janin dalam kandungan.

Salam sehat!
Batik fabric for quilting los angeles

7 Tips Ibu Hamil Sehat, Catat!

7 Tips Ibu Hamil Sehat, Catat!

Kesehatan bayi tergantung juga pada kesehatan ibu Kesehatan dan pola hidup ibu. Ibu yang sehat memilki kemungkinan besar untuk melahirkan anak yang sehat. Maka dari itu para Ibu harus mencari tahu tips-tips apa saja yang hrs di ketahui oleh bunda.

Bagi ibu, makan makanan bergizi dapat membantu menambah stamina, menghindari risiko komplikasi kehamilan, mengontrol berat badan saat hamil tetap sehat, hingga mengurangi gejala hamil yang membebani.

Selain itu, pola makan sehat membantu menstabilkan suasana hati agar terhindar dari depresi saat hamil. Makan makanan bernutrisi sejak kehamilan muda juga bantu mempersiapkan tubuh ibu sehat maksimal menjelang persalinan.

Asupan gizi yang bervariasi namun tetap seimbang juga mendukung kelancaran proses tumbuh kembang bayi. Tidak lupa asupan makanan bergizi dapat membantu menjaga berat janin tetap sehat, serta mencegah risiko bayi cacat lahir.

7 Tips untuk Ibu Hamil

1. Kontrol kehamilan ke dokter tepat waktu.

Dalam masa kehamilan di Wajib untuk kontrol kehamilan minimal 4X.
Trimester pertama : 1x , Trimester ke dua : 1x , Trimester ke tiga : 2X
Jangan suka menunda-nunda untuk memeriksakan kehamilan. Ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan serta pertumbuhan janin serta kesehatan ibu.

2. Lakukan olahraga ringan secara teratur.

Olahraga sangat penting lho untuk membuat Bunda lebih kuat pada saat melahirkan nanti. Jalan-jalan pagi hari rutin itu juga termasuk olahraga, Bun. Tapi lebih baik lagi kalau mengikuti kelas hamil. Dan jangan lupa untuk memulai hidup sehat, demi kesehatan bunda dan buah hati di dalam kandungan.

3. Mulai Pola hidup Sehat

Mulai pola hidup yang lebih sehat.  Hindari makanan berbahaya, merokok dan minum minuman bersoda atau beralkohol.
Pastikan untuk disiplin mengikuti anjuran Bidan/ dokter sehingga kandunganmu selalu sehat dan jauh dari berbagai masalah.

4.  Konsumsi Makan Sayur dan Buah

Mengonsumsi sayur dan buah segar dengan porsi cukup. Hindari makanan kalengan yang nutrisinya tak sebanyak pada makanan segar.

5. Hindari mengonsumsi Obat Sembarangan

Obat sembarangan, obat kimia maupun obat tradisional tanpa konsultasi dengan dokter. Minumlah obat jika memang itu diperlukan dan atas anjuran dokter/bidan.
Jika kondisi mom lemah dan mudah jatuh sakit, mintalah resep tambahan atau multivitamin pada dokter dan bidan.

6. Konsultasi Kehamilan

Konsultasi kehamilan kamu dengan dokter atau bidan dan mintalah saran mengenai kebaikan kehamilan kamu. Ceritakan juga riwayat kesehatan kamu sehingga dokter bisa memahami kamu dengan lebih baik.

7. Mintalah Support

Mintalah pendapat dan support dari orang-orang di sekitar kamu akan kehamilan ini.
Hindari melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat.
Miliki waktu istirahat cukup, konsumsi air putih cukup dan hindari mengandalkan obat kimia jika ingin mengatasi mual atau pusing.

Batik Fabric Wholesale